Sepakan Juara 15 Kali, Oh Mukidi Aku Padamu

SEPEKAN JUARA 15 KALI, OH..MUKIDI AKU PADAMU..

Love bird Mukidi milik MH Kecil SF Salatiga menjadi gaco yang paling bersinar pada pekan ini, bagaimana tidak, kiprahnya di dunia lomba burung khususnya kawasan blok tengah cukup sensasional lantaran dalam kurun waktu 1 pekan saja Ia sudah meraup 15 kali kemenangan sebagai juara 1.

Pola perwatan yang sangat sederhana bahkan cenderung sama dngan burung love bird pada umumya merupakan salah satu keunikan lain dari gaco ini, “ masalah perawatan saya kira sama saja dengan burung love bird lainnya, pakan hariannya pun Cuma Miltih alias milet putih saja yang biasa kami beli di kios – kios burung “ terang Om Fais MH Kecil ketika di temui selepas event hari Pers Nasional pada minggu yang lalu.

“ MILTIH, singkatan nama dari Milet Putih. Dari nama, warna kemasan dan komposisinya dibuat semenarik mungkin untuk Kicaumania, bahan Milet Putih yang di impor langsung dari Kanada sangat cocok untuk Burung Lovebird di rumah serta untuk arena kontes “

“ Berbeda dengan Pakan Tradisional yang memakai sistem ayakan dari tampah bambu untuk memisahkan bijian Milet. Di Pabrik EBOD JAYA, MILTIH sudah menggunakan mesin modern yang terjamin lebih higienis “

Di event tersebut, Mukidi nyaris tampil dominan dan puncaknya Ia sukses meraih hatrick dan 2 kali sebagai juara 3, oleh karenanya Ia  di anggap tampil mengejutkan beberapa burung mapan lainnya seperti Arnold milik Om Aji, Roro milik Om Danang Barker serta Zaidan milik Om Nandar, Mukidi mempunyai durasi ngekek yang cukup panjang terlebih dengan di bawakan sembari tidur ( tutup mata menyerupai orang tidur ), penampilannya waktu itu juga semakin menambah daftar panjang rentetan kemenangannya menjadi 15 kali juara 1 dalam kurun waktu 1 pekan, di antaranya Penta trick di GOC Cup Jogja, nyeri di Salatiga dan Boyolali, Ukir quatrick di Boyolali serta kamis kemarin Hatrick di kota Solo.

Tak Ayal, berkat prestasi yang di torehkan Mukidi, membuat Om Fais merasa lebih optimis bakal bersinar di event kolosal Soeharto Cup 26 Maret mendatang, dan Piala Pasundan pada 16 april 2017 di Bandung.

Menurut Om Fais, Mukidi merupakan burung yang lahir dari latber lokal di daerah Salatiga ( Karang Jati ), kemudian di take over Beliau pada hari Selasa selepas pentatrick di event GOC cup Jogja, kemudian selama 1 pekan ini di dur dan hasilnya Ia bolak – balik masuk podium bahkan di antaranya mampu borong semua kelas sebagai juara 1.

Sempat terlntas dalam benak saya, seekor burung di dur untuk nampil apa tidak mempengaruhi kondisi tubuhnya, namun dengan lantang Om Fais menjawab pertanyaan tersebut “ Saya rasa tidak mempengaruhi meskipun Mukidi kita tampilkan tiap hari, karean ketika di dalam rumah pun Ia terus – terus san ngekek nyaris tanpa jeda, berhenti ngekek paling – paling ketia Ia makan dan tidur saja “ terang Om Fais menambahkan.

Keunikan lainnya yang di miliki Mukidi ialah sebagai burung berjenis kelamin jantan Ia tidak hanya terpaku dengan 1 jenis betina saja, namun menurut Om Fais Mukidi salah satu burung “ Play boy “ lantaran mampu berjodoh dengan burung love bird jenis betina lain. Panji

 

 

 

 

 

 

 


Comments

comments

You must be logged in to post a comment Login