Purwokerto Masih Jadi Sentral Branjangan

Purwokerto, Media Ronggolawe.com- Bicara burung cerdas, dengan suara cadas, tentu kita akan ingat dengan salah satu jenis burung Branjangan, burung yang doyan berjemur samapai berjam-jam ini, untuk saat ini memang kurang greget di areal perlombaan burung berkicau, di beberapa daerah. Padahal, banyak penyelenggara yang sudah membuka kelas Branjangan di setiap event.

Brajangan salah satu burung yang sepertinya selalu ada saja penggemarnya, meskipun, komunitas Branjangan saat ini sudah semakin melemah, namun beberapa kicau mania masih bayak yang peduli dengan keberadaan Branjangan, bahkan sampai saat ini, masih ada saja yang meramaikan perlombaan di kelas Branjangan.

  • Ebod Jaya memproduksi berbagai macam kebutuhan burung seperti Voer Ronggolawe (Original, Rumput Laut dan Halus), Vitamin: Ebod Joss, Ebod Strong, Ebod Vit, Ebod Breeding, Bio-Snot, Ebod Solution, Tirto Kukilo, Shampoo Jati Jajar, Pakan Kenari: Ebod Canary, Premium Prembun Kenari, Bio-Egg Dll. Pakan Lovebird: Ebod Lovebird, Miltih, Premium Kebumen Lovebord Dll. Dan semua produk tersebut wajib di coba dan di gunakan secara berkala pada burung kesayang kita.
  • Gunakan Beberapa Produk Ebod Jaya pada kenari Anda, seperti Pakan Kenari Premium Prembun, Ebod Canary dll. Semua pakan kenari dari Ebod Jaya, sudah melalui proses yang teruji, selain itu, Ebod Jaya juga sudah menggunakan mesin modern, hal ini di lakukan, agar semua produk Ebod Jaya higienis dan vitamin yang terkandung akan tetap terjaga sampai ke tangan konsumen.

Kendati terbilang burung yang tidak semua orang menyukainya, harga Branjangan yang sudah gacor atau rajin bunyi, ternyata memiliki nilai jual yang cukup lumayan juga. Melemahnya penggemar Branjangan, di duga di sebabkan oleh karakter burung branjangan itu sendiri. Branjangan memang salah satu burung yang cukup susah dan lama untuk beradaptasi.

Gacor di dalam rumah, belum tentu gacor saat di bawa ke tempat atau daerah lain. Karna memang branjangan salah satu burung yang cara beradaptasinya cukup lama, maka dari itu, jika komunitas branjangan ada yang mengikuti lomba, sudah jelas menjadi kelas pembuka perlombaan, karna sebelum lomba di mulai, branjangan sudah mulai bergantungan.

Para Juara Kelas Branjangan di Piala Logawa Purwokerto

Purwokerto memang salah satu kota di lereng Gunung Slamet yang saat ini menjadi sentral beberapa burung antik. Kota Ngapak ini ternyata memiliki cukup cerita tentang burung branjangan. Di kota Satria ini lah, komunitas burung branjangan masih hidup dan masih eksis mengisi kelas branjangan di beberapa lomba yang ada di Purwokerto.

Komunitas Branjangan juga pernah mengisi full gantangan 77 burung di salah satu event Piala Ngapak bersama Ronggolawe pada tahun 2016 lalu, di kompakan oleh sosok Hanes, yang pada waktu itu sebagai ketua pelaksana event tersebut, Piala Ngapak berhasil memecahkan rekor burung Branjangan bisa full gantangan di dua sesi yang di buka.

Sampai saat ini, beberapa komunitas Branjangan masih eksis di beberapa kota yang ada di seluruh Indonesia, namun kota Purwokerto adalah salah satu kota sentralnya branjangan versi Media Ronggolawe.com yang sampai saat ini masih terus meramaikan kancah perlombaan burung berkicau di kota Purwokerto.

Burung Branjangan

Seperti halnya di event Piala Logawa kemarin, komunitas branjangan masih setia, menemani Piala Logawa dengan kebersamaan yang erat. Terlihat jelas, komunitas branjangan memang terlihat sanagt kompak, dan bisa menjadi contoh positif bagai komunitas atau penghoby burung berkicau jenis lainnya.

Di Piala Logawa, beberapa burung berhasil naik sebagai juara dia antaranya adalah branjangan yang bernama Destroyer, milik Budi Satria asal Purwokerto, di event ini, Destroyer berhasil unggul di urutan ke 1, di susul oleh Jeban, milik Bajank asal Cilongok Banyumas, dan di urutan ke tiga ada Matador, milik Hery Gunarto dari DBF Purwokerto.

“Alhamdulilah, sampai saat ini, komunitas branjangan di wilayah Banyumas memang masih erat dan masih ada, kami Insya Allah akan terus menjadikan branjangan sebagai salah satu gaco kita untuk menyambung tali silaturahmi dengan berbagai kalangan penghoby burung, kami memag ada untuk terus menjalin tali silaturahmi.”Ucap Budi Satria.

Event Selanjutnya Tiket 150 Hadiah 4,5 Juta, Tiket 10 Hadiah 500, Piala Kolibri 1-10, Anniversary Ronggolawe All Star

Event selanjutnya, adalah Anniversary Ronggolawe All Star yang ke 2, di Lapangan All Star Sidareja, atau sebelah Barat SMK Yos Soedarso Sidareja, Cilacap Barat. Pada Minggu (17/9). Anniversary All Star akan menyediakan tiket utama dengan pendaftaran Rp 150 Ribu, yang akan di ganjar dengan hadiah Rp 2,5 Juta + Bonus Rp 2 Juta,dengan total nilai hadiah Rp 4,5 Juta Rupiah. selain itu, ada yang istimewa, yakni di kelas Bio Kroto, peserta Kenari Kalitan dan Lovebird Baby akan di kenakan biaya pendaftaran hanya Rp 10 Ribu saja, yang akan di ganjar dengan hadiah Rp 500 Ribu, tentu, ini sebuah terobosan baru, pendaftaran murah hadiah wah, maka dari itu, kicai mania wajib menghadiri event ini, catat tanggalnya, kuasai Brosurnya.

Jika Breeding dan Burung jawara anda ingin Exsis di www.mediaronggolawe.com bisa menghubungi Mr Jefry di No Tlp: 082313349777, atau bisa menemui di lapangan saat sedang bertugas Meliput. *****(Jefry)*****

 


Comments

comments

You must be logged in to post a comment Login