Paud Apollo Mengorbit, Wijaya Kusuma Nyaris Nyeri

LATPRES RUTIN KM CEPOKO MULYO

Gunakan Bio Konslet Sedini mungkin, agar love bird tampil ngedur 

Walau belum jadi yang terbaik, love bird apollo berhasil tampil mengagumkan dalam latpres rutin minggu ke 2 KM Cepoko Mulyo, jum’at 13 oktober 2017 di Cepoko Jajar, Sitimulyo, Piyungan, Bantul. Turun di 2 kelas love bird paud, apollo sukses meraih juara 2 dikelas paud Ebod Strong dan juara 4 dikelas paud Cepoko Mulyo.

Paud Apollo Orbitan Om Garda Yoga Mulai Diperhitungkan

Penampilan apik Apollo di event tersebut memang tidak terlepas dari tangan dingin Om Garda Yoga sang pemilik, menurutnya meski berstatus orbitan baru, namun apollo mampu beradaptasi dengan gaya perawatan yang Ia terapkan, “ baru di beli hari selasa kemarin, allhamdulillah apollo menunjukan grafik positif, turun perdana di Singosaren kurang begitu prima, namun selang 2 hari coba turunkan lagi disini dan hasilnya lumayan “ ungkap Om Garda Yoga.

Om Garda Yoga dikenal sebagai pengorbit love bird prosfek

Om Garda Yoga sendiri selama ini dikenal sebagai salag satu salah satu pengorbit love bird prosfek, beberapa orbitannya kerap bertengger di daftar juara berbagai event skala regional, bahkan ada beberapa yang sudah berstastus sold out ke beberapa bos luar Kota yang jadi relasinya.

Dihadiri sekitar 700 an peserta, latpresrutin KM Cepoko Mulyo berjalan sukses dan tertib, antar peserta dan panitia seakan tidak ada sekat, bahkan dikelas – kelas tertentu ( lovebird, kenari, kacer dan cucak hijau ) yang ramai peminat, peserta terlihat duduk manis tepat di tepi lapangan dan seolah diajak bersama – sama menilai burung yang benar – benar layak untuk menjadi juara.

Penonton ikut menilai burung

Nyaris nyeri dan total mengoleksi hampir 2.000 poin, Ketangguhan lovebird Wijaya kusuma milik Om Tom Yk/ Yuli kian tak terbendung, dikelas Bio Konslet Wijaya kusuma berhasil meraih juara 1 mengungguli beberapa lawan beratnya seperti black sapier milik Om Hendri, arjuana milik Om MDK serta Berlian koleksi Iwan Nira.

Om Yuli, Wijaya Kusuma nyaris nyeri

Namun dikelas berikutnya ( lovebird cepoko Mulyo ) wijaya kususma harus rela finish di posisi runner up, dan seakan dipaksa mengakui keunggulan xena jagoan lawas Om Arief Chandra, kendati demikian Om Yuli yang kemarin mengawal wijaya kusuma mengaku puas dengan penampilan gaconya tersebut, “ tampil mengehentak sejak awal laga wijaya kusuma masih bisa membahagiakan, namun dikelas berikutnya ia kurang begitu maksimal lantaran hari juga sudah mulai gelap, ya apapun itu Kami tetap bersyukur “ ungkap Om Yuli ketika ditemui.

Arief ASBF, Xena Is back, Paud Pegeon menang dikelas dewasa

Sukses meraih juara 1 dikelas lovebird utama, xena jagoan ASBF YK seakan baru bangun tidur dan sukses memberi kejutan, tidak hanya cukup sampai disitu, melalui salah satu jagoan lainnya, ASBF Yk juga berhasil berjaya, lovebird pegeon meski masih berusia paud sukses menenujukan bakatnya dikelas lovebird ebod strong yang merupakan kelas dewasa.

Miltih ( Milet Putih ), pakan burung love bird jawara

Pegeon terlihat mempunyai nyali, ngekek sangat rajin dan tergolong panjang – panjang, dikelas tersebut ia mampu finish terbaik dan mengungguli beberapa jawara lainnya, bahkan penampilan impresifnya dikelas tersebut mampu  menyingkirkan xena yang menjadi tandemnya terlempar ke posisi 4 besar.

Agung Pramu, kenari super sonic mantap lakoni pemanasan 

Pertarungan sengit tensi tinggi juga terjadi dikelas kenari, Agung Pramu ( Bolomanuk ) sukses menunjukan eksistensinya sebagai salah satu pengorbit kenari jempolan. Super sonic yang merupakan salah satu amunisi terbarunya berhasil meraih juara di 2 kelas kenari standart kalitan, kemanangan yang diraih super sonic antara lain terjadi dikelas kenari standart kalitan ebod strong ( juara 3 ) dan sekali juara 4 dikelas kenari standart kalitan bio konslet.

Menurut Om Agung Pramu, laga tersebut sebatas dijadikan sebagai ajang pemanasan sebelum super sonic terjun ke Piala Prabukusumo minggu mendatang, bahkan dirinya mengaku tidak begitu serius menyting jagoannya tersebut, namun masih mampu nyantol.

Om Lukman ( RIZ Canary Yk ), Pugeran menang dikelas Bio Konslet

Kelas kenari standart kalitan bio konslet berhasil dimenangi pugeran koleksi Om Lukman ( Riz Canary Yk ), dikelas tersebut pugeran memastikan jadi yang terbaik setelah menyingkirkan perlawanan rival beratnya seperti new balotelli milik Om Dion Ozil, dan tin – tin andalan Om Nugroho.

Sejak awal, pugeran terihat tampil menonjol, durasi cukup panjang, jeda sedikit pas ambil nafas, setelah itu derr lagi, gaya neng- nong, berkat prestasi yang dicapai pugeran, Om Lukman mengaku pede untuk menampilkan jagoannya tersebut di event yang lebih besar mendatang.

Om Endro Billion, Kenari Papajero tak terkalahkan dikelas bebas ebod strong

Hal yang sama juga berhasil ditunjukan papajero andalan Om Endro Billion, Papajero memastikan diri sebagai yang terbaik dikelas kenari standart bebas ebod strong, papajero merupakan burung orbitan  anyar dan rencakannya bakal ditandemkan dengan kecak koleksi Om Endro sebelumnya.

Panitia mengucapkan terima kasih atas kehadiran peserta dikontes rutin minggu ke 2 KM Cepoko Mulyo kali ini. Mr Kabul selaku koordintor optimis Cepoko Mulyo akan menjadi salah satu gantangtan alternatif untuk kicaumania Jogja dan sekitarnya, lantaran perkembangan yang ditunjukan selama ini cukup signifikan.

Om Eko Kumis, Murai Batu Patriot terbaik dikelas Bio Konslet

Daftar Juara :

Daftar Juara Latpres Rutin KM Cepoko Mulyo, Kamis 13 Oktober 2017


Comments

comments

You must be logged in to post a comment Login