Pakai Bio Kroto Bang Kafi Tak Lagi Sulit Manjakan Paku Roban

Bang Kafi mulai merasaka asiknya ikuti jejak sang Ayah. Beberapa kali ikut saksikan lomba, Ia mulai hoby koleksi burung. Tak mau kalah sekarang sudah punya beberapa koleksi burung jenis Love Bird dan Kenari miliknya sendiri. Burung seharga 13 Juta tak boleh dipegang sang Ayah bahkan tak boleh berangkat lomba jika Ia tak diajak. Murai Batu bernama Paku Roban yang baru saja dipinang kini jadi gacoan kesayangan dan dalam waktu dekat ini akan hadiri Piala DANYON Arhanud-15/SMG.

Buah Jatuh Tak Jauh Dari Pohonnya” merupakan ungkapan yang tepat jika melihat Bang Kafi yang kini mulai suka dengan hoby Sang Ayah. Sedikit banyak apa yang jadi kegiatan sehari – hari sang ayah mulai menarik Bang Kafi kini masih menduduki bangku sekolah dasar. Sering ikut berbaur ketika ayahnya merawat burung kini mulai menarik minat di hatinya untuk ikut pelihara burung.

Beberapa kali Bang Kafi diajak oleh Ayahhanda untuk ikut menyaksikan lomba. Meski seharian penuh di suasana lomba ia tak bosan justru malah asik nikmati atmosfer suasana lomba yang ramai dan meriah. Dari kebiasaannya ikut sang ayah menghadiri lomba burung sampai – sampai punya keinginan untuk memelihara beberapa burung untuk beberapa diantaranya burung jenis Love Bird dan Kenari. Setelah pulang dari sekolah kini ia tak mau berlama – lama main diluar karena sedang asik – asiknya punya momongan yang harus ia rawat.

Mr.Egih Suguharja yang tak lain adalah Ketua DPC Pekalongan mulai bangga buah hatinya mau ikuti jejaknya. Ia tak mau melarang buah hatinya ikut memelihara burung selagi tidak mengganggu kegiatan belajar. Justru semenjak hoby dengan burung kini anak kesayangannya ini makin giat belajar dan tak lagi hoby main game atau gadget. Hoby baru yang sangat positif dn membantu anak untuk lebih giat belajar kenapa harus dilarang?” tambah Mr.Egih saat berbincang – bincang dengan team media.

Gacoan seharga 13 Juta yang baru dipinang kini jadi burung kesayangan Bang Kafi. Murai Batu bernama Pku Roban yang saat ini sedang naik namanya ternyata dalam rawatan sehari – hari ada campur tangan anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Sebelum berangkat ke sekolah Bang Kafi selalu mengingatkan sang ayah untuk membeli pakan untuk Paku Roban untuk ia berikan sepulang dari sekolah. Saat musim panas seperti ini Mr.Egih sangat kesulitan untuk mendapatkan Kroto segar dengan kualitas bagus. Rata – rata berukuran besar – besar, penghoby burung biasanya menyebut Kroto Ratu atau Telur Ratu. Dengan Kroto yang berukuran besar ternyata beberapa burung kurang suka bahkan tak mau makan, Paku Roban salah satunya. Tentunya dengan jadwal event yang sangat padat sangat sayang jika burung tak dipenuhi kebutuhan penunjang staminannya agar bisa main maksimal saat lomba. Namun kini Mr.Egih tak lagi risau menanggapi hal tersebut, Ebod Jaya meluncurkan produk unggulan pengganti Kroto yang kualitasnya tak beda dengan Kroto segar bahkan lebih dahsyat. Bio Kroto adalah nama produk terbaru Ebod Jaya yang saat ini jadi perburuan mereka yang penasaran ingin membuktikan kedahsyatannya. Bagaimana tak diburu, Bio Kroto merupakan olahan dalam bentuk cair yang dikemas dengan sangat higienis dari Kroto Segar murni. Kualitasnya sudah teruji dan banyak membuktikan lebih mudah dicerna oleh burung sehingga burung jadi makin maksimal dari sebelumnya.

Dalam waktu dekat ini Bang Kafi dan keluarga berencana akan berlibur ke Kota Semarang. Rencana untuk hadiri event megah Ronggolawe Nusantara yang akan digelar di komplek Asrama Yon Arhanud-15/SMG tentunya akan sangat asik karena bisa menggantang sekaligus wisata edukasi untuk Bang Kafi. Minggu 1 Oktober 2017 Bang Kafi dan keluarga akan ikut hadir meramaikan gelaran Piala DANYON Arhanud-15/SMG. Semoga hasil rawatan Bang Kafi kembali membuahkan hasil di event tersebuut dan pulang membawa trophy juara. Sukses ya Bang Kafi tetap rajin belajar dan ikuti hoby ayahanda. Obbz/09/September/2017


Comments

comments

You must be logged in to post a comment Login