Murai skak mat nyeri, love bird gendewo pentatrik, Erick CR 84 Bandung & Sahabat radjawali juara umum

Punggawa Pandawa Sakti Indonesia

HASIL LENGKAP PIALA PANDAWA SAKTI, MINGGU 27 AGUSTUS 2017

 

Piala pandawa sakti, minggu 27 agustus benar – benar menyajikan perang bintang, kelas love bird menjadi pusat perhatian lantaran nyaris dihuni burung – burung dahsyat seperti betet milik Om Budi Bogem, duet roro & mraco yang memperkuat Erick CR 84 Bandung, gendewo ( PRC Banjarnegara ), condet ( Mr Darsono ), monic jagoan lawas Putri Wijayanti serta woyo – woyo andalan Pekalongan Team.

love bird nampil dan juara berulang – ulang, ini rahasianya

Penampilan memukau yang diperlihatkan gendewo, menjadi penegas jagoan andalan Om Ady PRC ini sebagai salah satu burung yang tampil paling dominan, turun sebanyak 9 kali, gendewo berhasil mengemas kemenangan juara 1 sebanyak 5 kali ( pentatrik ), 3 kali runner up serta sekali juara 3.

Love bird gendewo tampil dominan

Gendewo benar – benar tampil top form, durasi panjang dan rajin, gaya ndengklak sambil memutar – memutar kepala, prestasi yang diraih gendewo siang kemarin sekaligus turut mengantarkan nama PRC SF Banjarnegara meraih runner up juara umum singgle fighter.

PRC SF Banjarnegara, runner up juara umum

Dalam event piala panadawa sakti, panitia membuka 9 kelas love bird, 5 kelas masing – masing puntodewo, arjuna b, sadewa a & b, serta wekudara berhasil dimenangi gendewo, sedangkan 4 kelas love bird tersisa masing – masing berhasil dimenangi roro ( hatrick ), dan condet ( sekali ).

Love bird roro milik Danang Barker ( Erick CR 84 Bandung ) berhasil menjuarai 3 kelas ( hatrick ), yaitu kelas arjuna a, nakula b dan werkudara b, selain 3 kali juara 1, roro juga 2 kali finis juara 2, masing – masing sekali juara 3 dan 4 di semua kelas love bird yang diikuti.

Love bird roro ( Danang Barker ) hatrik

Kemenangan murai batu demit pasir di kelas utama, lagi – lagi makin menegaskan jika gaco tersebut memang pantas menyandang spesialis juara dikelas bergengsi, hal itu setidaknya terbukti dari 3 kali lawatannya seusai demit pasir di take over Om Halley WS, pertama di Piala Danlanud Adi Soemarmo, Road To BnR Muntilan dan terakhir di Piala Pandawa Sakti.

Murai batu demit pasir ( Halley WS ) spesialis juara kelas utama

Selain unggul di kelas utama, dhemit pasir juga sukses meraih juara 2 di kelas werkudara, berkat prestasi gemilang yang diukir demit pasir sekaligus mengantarkan Sahabat Radjawali meraih juara umum bird club.

Om Halley WS, Sahabat Radjawali juara umum bird club

Berstatus sebagai kuda hitam dan tidak diunggulkan sama sekali sebelumnya, penampilan murai batu reog milik Om Widodo Dlanggu ( koboi BC ) menuai pujian banyak penonton, reog berhasil memenangi kelas murai batu ring werkudara dan juara 3 dikelas arjuna.

Berstatus ” kuda hitam “, murai batu reog sukses beri kejutan

Datang kelomba tanpa mengenal siapa – siapa ditambah lawan yang dihadapi merupakan burung – burung jawara tak bikin ciut nyali Om Widodo, menurut dirinya selain mengandalkan kualitas, kebetulan reog sedang mempeng ( gacor ), “ Kami Cuma bermodal kualitas, tanpa mengenal siapapun terbukti reog tetap bisa bersaing “ ungkap Om Widodo & Iwan Nira sambil menunjuk Solo Vaganza Cup sebagai agenda selanjutnya untuk berlomba.

Om Widodo Dlanggu, berikutnya Solo Vaganza Cup

Murai batu skak tetap meneruskan tradisi juaranya, setelah kurang maksimal di kelas ring nakula, gaco milik Agus Nasa ini langsung tampil menghentak di 2 kelas sekaligus, masing – masing kelas arjuna & nakula dan berhasil meraih juara 1 ( nyeri ).

Murai batu skak mat ( Agus Nasa ) lanjutkan tradisi juara

Penampilan skak mat di 2 kelas tersebut benar – benar dahsyat, ketika bertarung diatas gantanagn, paruhnya terus dibuka lebar – lebar, mata melotot dan suara tembakan cililin terus ia muntahkan, “ biasa penyakit lama, kurang panas ketika turun kelas pertama, tapi begitu turun lagi dikelas – kelas berikutnya pasti edan, semoga besok di Solo Vaganza bisa lebih maksimal lagi  “ cetus Agus Nasa.

Sementara itu, duet murai batu tuan muda & pangeran muda milik Cahyo matrix sukses tampil perkasa, tuan muda berhasil memenangi kelas werkudara dan sekali juara 4, sedangkan pangeran muda yang turun di kelas ring werkudara sukses meraih juara 2.

Cahyo Matrix, MB tuan muda terbaik dikelas werkudara

Kemenanan yang diraih ke 2 jagoannya tersebut, membuat Cahyo Matrix mantap melangkah ke Solo Vaganza, bahkan kabarnya Cahyo Matrix yang memperkuat Arema BC bakal turun full team di Solo 3 sepetember mendatang, “ tidak hanya murai batu, bahkan kami juga berencana turun dikelas kenari dan cucak hijau “ ungkap Cahyo Matrix.

Eko kertas ( tengah ), 

Kian santang milik Mr Mian/ Dedy Trans berhasil memenangi kelas murai batu ekor hitam mengungguli raja selatan milik Om Indra, black devil ( Andri Bolang ) dan dakota jagoan Om Arif MBF tidak hanya itu, gaco yang memperkuat Erick Bandung ini juga bahkan 2 kali berhasil mengemas juara 3, masing – masing di kelas murai batu nakula dan murai batu ring werkudara.

2 pekan berturut – turut Erick CR 84 Bandung berhasil meraih juara umum singgle fighter, Putra Baron kemabali menjadi kunci aktor kemenangan tersebut “ pekan lalu Kami juara umum di Piala Wibawa Mukti Bekasi dan hari ini Erick CR 84 kembabli ukir prestasi yang sama di Piala Pandawa Sakti, tak lupa Kami juga menyampaikan terima kasih kepada rekan – rekan yang ikut mengawal hingga raih posisi tertinggi seperti ini “ ungkap Putra Baron.

Putra Baron ( tengah pegang piala ) kembali sukses antar CR 84 Bandung Juara Umum

Melalui aksi RT, sangkuriang, new artomoro dan super mario, Erick CR 84 Bandung dominan di kelas kenari, sangkuriang tak terkalahkan di kelas kenari standart bebas nakula, new artomoro ( 2 kali runner up dikelas standart umum ), sedangkan super mario terbaik dikelas kalitan nakula.

Punggawa CR 84 Bandung

Tidak hanya sampai disitu, dari sektor love bird, Erick CR 84 Bandung unggul melalui kiprah duet roro & marco, sedangkan kian santang meruapakan gaco yang berperan mengumpulkan poin kemenangan dari kelas murai batu.

Om Dedy Trans ( tengah ) MB kian santang stabil

Melalui prestasi beberapa gaco Erick CR 84 Bandung di event tersebut, Putra Baron mengaku lebih pede untuk kembali turun di Solo Vaganza pekan depan, “ Yang penting Kita bakal terus bersilaturahmi di beberapa event prestis dan kebetulan pekan depan ada event bergengsi di Solo, semoga masih ada hokinya “ pungkas Putra Baron ketika ditemui.

Super goyang milik Onie PG kembali meraih hasil positif sekaligus memperpanjang rentetan prestasi mengagumkan dalam 2 bulan terakhir ini, kendati diapit beberapa burung dahsyat, gaco besutan Bagus Pekalongan team ini tetap saja mampu mempersembahkan trophy untuk pemiliknya.

Om Bagus N Crew Pekalongan Team, kenari super goyang kembali menang

2 kali runner up, masing – masing di kelas kenari kalitan nakula & arjuna serta sekali juara 3 di kelas werkudara, menjadi bukti penampilan stabil super goyang, “ lawan – lawan yang dihadiapi cukup tangguh, tapi allhamdulillah “anak lanang/ super goyang” tetap masih mau nampil dan bersaing, semoga saja kedepan bisa maksimal lagi di SoLo “ ungkap Bagus yang menyebut jagoan besutannya tersebut layaknya anak.

Melalui woyo – woyo, Onie PG juga sukses di kelas Love Bird, seperti yang diketahui bersama, di kontes siang kemarin, kelas love bird merupakan kelas paling panas, kendati demikian jagoan lawas Onie PG tersebut pelan namun pasti mulai kembali ke bentuk permainan terbaik.

Turun di 3 kelas sekligus, woyo – woyo berhasil mengemas kemenangan sebagai juara 3 sebanyak tiga kali, masing – masing dikelas love bird sadewa a & b serta love bird nakula, “ perlahan woyo – woyo mulai menunjukan perkembangan positif, durasi juga sudah mulai keluar “ ucap AydirIsman sang mekanik.

Sementara itu, meski berstatus gaco debutan, kenari samson milik Agung Jack mamapu menunjukan kualitasnya, samson yang baru di take over siang kemarin, langsung tampil nyetel dengan meraih posisi 2 di kelas standart bebas nakula.

Agung Jack, baru dibeli Samson langsung juara

Samson baru dibeli hari itu juga dan langsung juara, meski tergolong bertubuh kecil, samson mempunyai durasi kerja diatas rata – rata, dengan materi cengkok dan suara tembus, samson sebenarnya berpeluang menjadi yang terbaik di kelas tersebut, samson tampil apik dan bersaing ketat dengan sangkurian milik Erick Bandung, sayangnya diakhir penilaian, team juri menganggap posturnya terlalu kecil meski turun dikelas standart bebas.

Kelik KCG 9 tengah ) Antrax terbaik di kelas kenari standart umum werkudara

Kelik KCG mewakli kicau mania yuan rumah yang sukses di event tersebut, menurunkan kenari Antrax, Pria gondrong ini berhasil menggondol trophy juara 1 dikelas kenari kalitan, “ bangga menjadi salah satu kicau mania lokal yang bisa meraih prestasi dievent bergengsi ini, semoga bisa menjadi motivasi untuk kedepan, khususnya untuk saya dan teman – teman lain “ ungkap Kelik.

 

Purworejo All Star yang diwakli Om Nico Sucen & Mbah Gimbal, melalui penampilan gemilang Marques, Mereka sukses di kelas Cuca Hijau, marques meraih posisi 2 sebanyak 2 kali, masing – masing di kelas werkudara dan arjuna, gaco milik Om Nico Sucen ini mengungguli beberapa burung tangguh seperti king arthur ( Aryaditya ), casper ( Andi BKL ) serta barca jagoan milik Pak Gino.

Purworejo All Star, cucak hijau marques 2 kali runner up

Mr Tree Lombok unggul dikelas anis merah, anis kembang dan kenari kalitan

Harry HnF & Anisa Transbird

H. Astono, murai batu exekutor juara 1 kelas ring Nakula

Mr Dicko Gembul, terima kasih atas partisipasinya

 

 

Daftar Juara Piala Pandawa Sakti :

Daftar juara piala pandawa sakti Lapangan A & B, minggu 27 agustus 2017

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Comments

comments

You must be logged in to post a comment Login