Murai batu sarno tak terkalahkan sepanjang tahun 2016+video

MURAI BATU SARNO TAK TERKALAHKAN SEPANJANG TAHUN 2016

Tahun 2016 mungkin menjadi era bagi murai batu Sarno untuk mengukir berbagai prestasi hingga di nobatkan sebagai burung tak terkalahkan khususnya di blok tengah, ya gaco besutan Om teddy BKS tersebut dalam kurun waktu 6 bulan terakhir ini setidaknya mampu menjaga hegemoni sebagai burung peraih gelar juara 1 terbanyak yakni kurang lebihsebanyak  40 kali.

Bagi kebanyakan burung lomba, terutama murai batu, jelas prestasi tersebut sangat membanggakan dan mustahil di raih burung lain, jam terbang tinggi serta perawatan konsisten menjadi salah satu kunci bagi Sarno untuk sukses meraih rekor tersebut.

Bicara soal perawatan burung murai batu tentu tidak lepas dengan pemberian multivitamin agar kondisi burung tetap vit dan siap di turunkan kapan saja, Ebod Solution! Formula Optimum 4 in 1! Memang suatu terobosan besar di dunia pengobatan untuk burung sakit. Pertama di Indonesia! Dalam satu kemasan botol obat terdapat empat unsur alami yang sangat berguna untuk menjaga kesehatan juga untuk mengobati sakit. Ekstrak sari buah, Probiotik Lactobacillus Sp, Propolis dan Madu hutan diracik menjadi satu. Dan bisa menghasilkan multivitamin yang benar-benar bisa mengatasi masalah kesehatan untuk burung kesayangan Sahabat Roggolawe.

Setiap kali di tampilkan, Sarno hanya mengeluarkan satu suara masteran, yakni cucak jenggot, namun di bawakannya dengan gaya  mewah, nagen, mantap, dan berulang-ulang, bahkan jika dalam kondisi top form, Sarno beberapa kali terdengar mengeluarkan suara tonjolan andalannya seperti cililin, kenari dan beberapa burung kecil yang terus di keluarkan secara kontinyu,  Kerja Sarno yang ngotot, maksimal, membuat suara itu selalu terdengar tajam hingga menyita perhatian para juri, terlebih cara membawakan lagunya sambil ngeplay khas selalu di tangkringan atas.

Terhitung mulai 24 juli 2016 yang lalu, Sarno pulih dari masa istirahat lantaran mabung, kemudian melakukan come back di event perdana dengan fantastis ( Kavaleri Cup 1 Jogja ), di event tersebut Sarno langsung tampil dominan dan mengemas juara 1 sebanyak 2 kali ( nyeri ).

Lalu di bulan yang sama (31/7) Sarno kembali meraih hasil positif yakni 2 kali sebagai juara 1 di kelas Kapolres dan Kabag serta juara 3 di kelas Wakapolres, pada event Kapolres Cup 2 Jepara

Pekan berikutnya Sarno lagi – lagi tampil garang dan sukses meraih gelar yang sama yakni double winner di Danlanud Cup 1 Jogja 7 Agustus 2016, kemenangan Sarno terjadi antara lain di kelas murai batu Sukhoi dan Grobb.

Kemudian pada 11 September 2016, Sarno kembali meraih juara 1 sebanyak 2 kali dan sekali sebagai juara 3 di Garuda Cup 1 Kendal, hasil kerja Ronggolawe DPC kendal.

Pak de Karwo Cup Surabaya (16/10), menjadi ajang bagi Sarno untuk mencetak sejarah bagi dirinya, di mana gaco tersebut secara 2 tahun berturut – turut mampu meraih gelar sebagai juara 1, Seperti halnya tahun yang lalu, di tahun ini lagi – lagi burung yang terkenal dengan suara besatan tajam ala cucak jenggot tersebut mampu menggapai juara 1 di kelas murai batu Grahadi, runner up di kelas hari jadi provinsi dan sekali sebagai juara 3 di kelas Provinsi Hijau, entah suatu kebetulan atau tidak namun itulah fakta yang tertulis di daftar rekap juara.

“ Walaupun di guyur hujan, nyaris dari awal hingga akhir, namun tetap semangat dan akhirnya menuai hasil yang memuaskan dengan penilaian Radjawali Indonesia, Sarno Nyeri @Launching Radjawali DPC Kudus Radjawali “ tulis Om Teddy di akun Pribadinya pada tanggal 24 Oktober 2016.

Di Gelaran PBI Sleman ( Kambing Hitam Cup ) 13 Oktober 2016 Sarno nyaris hatrick andai usahanya tidak di patahkan Bellator milik Mr Yono saat bertarung di  kelas utama, kendati demikian keikut sertaanya di event tersebut Om Teddy BKS mengaku puas dengan hasil akhir yang di raih besutannya tersebut.

Pekan berikutnya Ia kembali tampil All Out, dan hasilnya jauh dari perkiraan lantaran mampu tampil konsisten di jalurnya, tak terkalahkan di event Danyon 403 Cup Boyolali 27 November 2016 serta sukses meraih hatrick pada pekan berikutnya di event Aditya Cup Salatiga (4/12), di sambung nyeri pada penampilan berikutnya di Dodiklatpur cup Klaten (4/12).

Yang sulit di lupakan dan bagi Om Teddy BKS mungkin bakal di kenang sepanjang masa tentu penampilan Impresifnya di gelaran Piala Jogja Istimewa, meski harus bertarung dengan burung – burung dahsyat,  di event tersebut Sarno justru benar – benar ngamuk dengan melahap juara 1 sebanyak 4 kali dari 5 kelas yang di buka oleh pihak panitia.

Seekor murai batu, mampu mencatat quatrick tentu bukan hal yang lumrah, artinya caatan tersebut menjadi sejarah tersendiri bagi Om teddy BKS dalam memaksimalkan potensi Sarno, di tambah nyaris setiap pekan Ia terus di mainkan tanpa lelah.

Dan yang terakhir di Piala Dandim 0733 Semarang, Sarno kembali mampu menorehkan catatan impresif ( nyeri ), juara 1 di kelas Dandim dan Toko Yuli, Prestasi Sarno yang Kami himpun tersebut berdasarkan pengakuan Om Teddy BKS ketika di temui, Bagi Sahabat Ronggolawers yang mungkin penasaran dengan sosok Beliau bisa menghubungi di kontak 0878 3992 6060. Panji/ 7 des 16.

 

 

 

 

 

 

 

 


Comments

comments

You must be logged in to post a comment Login