Murai Batu Rp100 Juta Bermunculan di Ronggolawe Nusantara

Kalau ingin punya Burung Murai Batu Juara berharga Rp100.000.000,- ini ada cara perawatanya!

Mediaronggolawe.com – Burung Murai Batu merupakan simbol dari semua jenis burung berkicau yang sangat mudah di rawat. Namun untuk memiliki Burung Murai Batu juara memerlukan kesabaran, ketelitian dan optimis saat melakukan perawatan harian, lomba dan pasca lomba. Ronggolawe Nusantara terus berinovasi dan berkreasi menciptakan Burung Murai Batu jawara sejati berharga Rp100.000.000,- langsung dari lapangan festival dan kompetisi burung berkicau. Bukti pertamanya ada di Hankam Enterprise dengan Team Juri Ronggolawe, Murai Batu seharga Rp100.000.000,- terus bermunculan. Terbukti Pasukan Avent BCC SF Bogor jadi juara Single Fighter di Hankam Enterprise Jalan Jati Makmur, Pondok Gede, Bekasi, Minggu (8/1).

Selanjutnya, Murai Batu Juara akan muncul di Festival dan Kompetisi Burung Berkicau Ebod Joss, Minggu 15 Januari 2017 di Lapangan Banteng Jakarta dan menjadi bukti kalau Burung Murai Batu juara bisa terjual dengan harga Rp100.000.000,-. Sudah dipastikan Piala Hello Kitty, Minggu 22 Januari 2017 di Taman Wiladatika Cibubur juga ada kelas Bursa yang bisa menghubungkan antara penjual dan pembeli langsung di tengah arena kompetisi. Ronggolawe Nusantara akan menjadi penghubung antara kicaumania untuk mendapatkan Burung Murai Batu berkualitas jawara nasional dengan harga Rp100.000.000,-.

Tawaran demi tawaran terus bermunculan di Hankam Enterprise. Tetapi kicaumania tetap setia bertahan di harga Rp100.000.000,-. Pada saat itu, belum juga terjadi jual beli di Kelas Bursa yang disediakan panitia dari Ronggolawe Nusantara. Namun, Kicaumania yang memiliki Burung Murai Batu juara memberikan beberapa tips perawatan rutin dengan pemberian pakan, vitamin dan extra fooding yang cocok untuk burung jawara. Ini dia, tips kicaumania merawat Burung Murai Batu Juara seharga Rp100.000.000,- di Hankam Enterprise:

  1. Pagi pukul 06. 00 burung Murai Batu dikeluarkan dari dalam rumah, angin–anginkan selama 3 jam.
  2. Mandikan Burung Murai Batu dengan menggunakan Shampo Jati Jajar.
  3. Lalu setelah mandi berikan 5 ekor jangkrik lalu 1 sendok makan kroto segar.
  4. Jam 9 burung hanya diangin–anginkan, tambahkan Pakan Voer Ronggolawe untuk pakan harian serta ganti air minum dengan yang baru.
  5. Berikan 5 tetes Ebod Vit setiap hari, Pemberian Vitamin Ebod Vit rutin berikan untuk menjaga stamina.
  6. Bersihkan tebok, sangkar dan krodong setiap hari dengan menggunakan Shampo Jati Jajar Ebod Jaya.

Kemudian pukul 11. 30 burung di krodong dan dimasukan ke dalam rumah, tempel burung–burung master seperti Cililin, cucak Jenggot dan berbagai burung master lainnya untuk memantapkan materi lagu yang di miliki burung itu sendiri.

Pukul 15. 00 burung Murai Batu dikeluarkan kembali dari dalam rumah, berikan 5 ekor jangkrik setelah itu masukan kembali ke dalam rumah.

Saat petang sekitar pukul 19. 00 burung Murai Batu dimandikan dengan cara keramba menggunakan shampo Jati jajar.

Petang hari merupakan waktu yang paling cocok untuk memandikan Burung Murai Batu juara, karena kalau pagi hari sampai siang biasanya tinggal kerja. Jadi Cuma waktu malam hari punya waktu untuk memandikannya.

Angin–angin kan burung di dekat lampu neon untuk mengeringkan semua bulu–bulunya, setelah dirasa semua kering pada bulu–bulunya selanjutnya burung di krodong dan dimasukan ke dalam kamar penyimpanan.

Setingan lomba juga sama seperti setingan hariannya, Cuma mulai H–2 menjelang lomba air minum mulai di campur dengan 5 tetes Ebod Joss untuk mendongkrak nafasnya agar tidak patah–patah dalam membawakan lagu maupun tembakan yang dikeluarkan.

Menjelang lomba pakan full kroto, jangkrik cukup 10 ekor per hari, Full Krodong setelah berada di arena lomba usahakan ditepikan jauh dari arena untuk menjaga mental Fighternya agar tidak meledak di bawah gantangan dengan tambahan lima tetes Ebod Strong jamu burung jawara produksi Ebod Jaya.

Kalau masalah posisi gantangan tidak pernah jadi masalah baik pinggir maupun tengah sama saja, yang terpenting usahakan dekat dengan musuh–musuhnya pasti bakal mempertontonkan pertarungan yang menarik.

Adhiet Sakha BF kini merasa sedih dulu sudah mulai ramai Kelas RING atau penangkaran tapi sekarang menghilang lagi. Apakah hanya musiman saja atau cuma memanfaatkan momen saja? Bagaimana mau ramai Kelas Ring/Penangkaran. Kompetisi burung berkicai besar saja jarang atau bahkan tidak ada sama sekali kelas ring. Semua tenggelam dalam euforia perlombaan, jumlah peserta dan hadiah yang wah. Padahal sama-sama kita tahu kondisi Burung berkicau di alam bebas sudah masuk tahap yang mengkhawatirkan.

Dengan motivasi itu, Ronggolawe Nusantara sebagai organisasi sosial yang bergerak dibidang perburungan tetap memberikan ruang terbuka lebar kepada burung hasil penangkaran. Semua burung hasil penangkaran bebas ingin berkompetisi dikelas manapun dan berhak menjadi juara ketika tampil maksimal di atas gantangan. Ronggolawe Nusantara sudah mengintruksikan kepada anggotanya selalu memberikan ruang terbuka luas kepada burung hasil penangkaran. Mulai tahun 2017, Burung Jalak Suren, Anis Kembang jadi tahap pertama tampil istimewa di arena kompetisi burung berkicau Ronggolawe Nusantara.

Sedangkan untuk kelas utama Ronggolawe Nusantara adalah kelas bursa. Dimana semua kicaumania berhak bisa menjual burung jagoanya hingga Rp100.000.000,- perekor. Jadi gunakan momentum ini, sebagai momentum burung hasil penangkaran untuk tampil istimewa di setiap gelaran festival dan kompetisi burung berkicau Ronggolawe Nusantara. (Ahmadi/4 Januari 2017)


Comments

comments

You must be logged in to post a comment Login