MB 168 Taklukkan Piala Danrindam IM-Ronggolawe Aceh

Banda Aceh, mediaronggolawe.com: Murai batu ekor putih dengan nama MB 168 milik Anto Tozz Aceh Bird Farm (ABF), kembali tampil gemilang di gelaran festival dan lomba burung berkicau ‘Piala Danrindam Iskandar Muda bersama DPC Ronggolawe Banda Aceh, Minggu (10/9) di Banda Aceh.

MB 168 juara pertama di kelas utama murai batu (DANRINDAM). Pesaing terdekatnya adalah MB Sadewa, milik Kumbang dan MB Raja Junior kepunyaan M Ramadhan dari Abulyatama BC Banda Aceh. Sadewa finish di urutan ke-2, dan Raja Junior urutan ke-3. Sedangkan MB King Artur, juga milik M Ramadhan, murai yang sebelumnya cukup disegani di Tanah Rencong, masih mampu menunjukkan prestasinya dengan menempati juara 6.

Namun di kelas Murai Batu DPC Ronggolawe Banda Aceh, peta kekuatan berobah. Gelar juara 1 diambil alih MB Kumbang. Juara 2 disikat MB The Gell, milik Putra yang di kelas utama hanya berhasil meraih juara 5. Sedang MB 168 harus puas di urutan ke 3.

Kembali ke MB 168. Nama MB 168 mulai mencuat tahun 2016 lalu. Kala itu, tepatnya bulan Agustus, dalam gelaran festival burung berkicau Partai Demokrat dan DPC Ronggolawe Binjai, MB 168 meraih juara I di kelas Tirto Kukilo. Tirto Kukilo adalah minuman burung produk Ebod Jaya.

Menempuh perjalanan sekitar 14 (Aceh-Sumut) tak membuat burung asli ber KTP Aceh kendor. MB 168 memiliki stamina luar bisa. Anto menyebutnya sebagai burung ber-tipe solar. Buktinya, tiga kelas yang diikutinya, MB 168 tetap masuk dalam 10 besar.

Di kelas Tirto Kukilo, MB 168 sebagai pemuncak alias juara I. Di kelas sekjen DPP Partai Demokrat (kelas utama), berada di peringkat ke 7. Dikelas murai batu campuran Ebod Joss, naik satu peringkat menjadi juara 6. Sebelum ke Binjai, MB 168 meraih juara I di Piala Pangdam Aceh.

Satu bulan berikutnya, tepatnya September 2016, MB 168 kembali menjajal lapangan Danrem 012/TU di Meulaboh, dalam gelaran festival dan lomba burung berkicau Piala Danrem 012 Teuku Umar.

Perebutan posisi juara sangat ketat. Murai batu terah jawara hampir dari daerah semua Aceh turun ke Meulaboh. Di kelas Danrem MB 168, tampil habis-habisan. Nyaris tak ada jeda. Begitu digantang, isian-isian terbaiknya langsung muncrat.

Memasuki pertengahan, MB 168 makin bringas. Seperti tak ingin memberi kesempatan kepada pesaing-pesaingnya. Isian greja tarung, disambung suara tengkek dan beberapa suara burung kecil. Akhirnya para juri memutuskan MB168 menjadi yang terbaik di kelas Danrem 012/TU.

Dari empat lomba bergengsi yang diikutinya, MB 168 sudah layak menyandang gelar Murai Batu Juara Lintas Sumut-Aceh.

Dari segi rawatan dan setingan lomba MB 168, tidaklah terlalu rumit. Takaran ekstra vodingnya sangat rendah. Jangkrik 5 ekor pagi dan 5 ekor sore. Kroto hanya dijatah dua kali seminggu. Mandinya pun hanya 1 kali dalam dua hari. Penjemuran setengah jam setiap hari. “MB168, sepertinya burung yang dari habitatnya sudah memiliki bakat yang luar bisa,” kata Anto kepada Sihotang dari mediaronggolawe.com. sihotang-02/September 2017.


Comments

comments

You must be logged in to post a comment Login