Mari Jaga Hobi Kita.! Bisakah Lomba Hanya Untuk Burung Hasil Tangkaran.?

 

Ebod Jaya Mulai Menyiapkan Lahan Seluas
Satu Hektar Lebih Untuk Pengembangan Penangkaran

Sebagai penghobi burung berkicau, kita akan terus bersinggungan dengan alam. Karena burung-burung yang menjadi koleksi peliharaan kita di rumah tentunya hasil tangkapan dari hutan. Apabila jumlah populasinya di alam liar masih banyak ini tidak akan menjadi masalah. Tetapi pada akhirnya, lambat laun akan berpengaruh juga. Keberadaan burung di alam liar atau hutan bisa punah.  Apalgi untuk burung-burung yang mempunyai nilai jual yang sangat tinggi. Seperti jenis Murai Batu misalnya.

Di pasaran harga seekor Murai Batu kualitas bagus hasil tangkapan hutan bisa dihargai di kisaran dua juta lima ratus ribu rupiah. Siapa yang tidak tergiur dengan harga yang begitu tinggi? Hal ini membuat para pemikat burung berlomba-lomba untuk menangkap Murai Batu di hutan. Efeknya adalah mulai semangkin jarang suara Murai Batu terdengar di alam bebas. Terus siapa yang mau disalahkan?

Ternyata banyak juga Sahabat Ronggolawe yang memperhatikan hal ini semua. Banyak dari mereka yang mulai mengembangkan penangkaran. Dari hanya iseng menjodohkan koleksi burungnya di rumah untuk ditangkarkan, ada juga yang sudah menginvestasikan dana yang lumayan besar untuk membuat penangkaran skala industry. Selain untuk ikut serta dalam menjaga konservasi alam, sebagai penangkar tentu akan banyak keuntungan yang kita dapat. Tentunya keuntungan secara ekonomi. Sekarang semakin banyak saja Sahabat Ronggolawe yang cenderung lebih berminat memelihara burung hasil penangkaran dari pada burung yang baru saja ditangkap dari hutan. Selain lebih mudah beradaptasi, burung hasil penangkaran kualitasnya lebih terjamin.

Ebod Jaya sebagai produsen keperluan hobi burung berkicau terlengkap dan terbesar di Indonesia bahkan di dunia juga sangat peduli akan hal ini. Penangkaran Ebod Jaya yang telah dimulai oleh Yakhya MJS, hasilnya sudah mulai bisa anda dapatkan. Ciri burung hasil penangkaran Ebod Jaya tentu bisa anda lihat dari ring yang digunakan. Selain diberikan Ring Ebod Jaya sebagai cirinya, juga akan diberikan sertifikat untuk tiap-tiap anakan yang telah dikeluarkaannya. “Sertifikat juga sebagai sumber data tentang asal usul burung tersebut. Karena di dalam sertifikat tersebut akan ditulis jenis burung, asal penangkaran, asal usul indukan dan data pemilik, ”ucap Yakhya MJS menjelaskan. “Memang untuk saat ini baru untuk lima jenis burung. Yaitu Murai Batu, Kacer, Cucak Ijo, Lovebird dan Kenari, ”tambahnya.

Untuk kedepannya, penangkaran Ebod Jaya akan dikembangkan lebih luas lagi dan untuk jenis burung yang lebih beraneka ragam. Rencananya Ebod Jaya akan membuat penangkaran didaerah Bogor. Tidak tanggung-tanggung, lahan seluas lebih dari satu hektar sedang disiapkan. Di dalam lahan yang cukup luas ini akan dibuat blok-blok untuk jenis burung yang berbeda. Konsepnya akan dibuat seperti taman kota sang turut mengembangkan penghijauan. Dan tempat ini terbuka untuk umum. Jadi nantinya Sahabat Ronggolawe yang berkunjung,  selain disuguhi dengan taman yang asri juga bisa belajar cara menangkarkan burung yang baik dan benar.

Mari sama-sama kita dukung cita-cita Ebod Jaya dengan program penangkarannya. Semua ini tentu akan berdampak sangat positif untuk kemajuan dunia perburungan Nusantara. Selamatkan hoby kita dengan penangkaran. Salam Ronggolawers.! (kangronggo8)


Comments

comments

You must be logged in to post a comment Login