Lurah Desa Tamanmartani Kalasan adakan diklat ternak kenari & love bird

HARAPANNYA AGAR MENUMBUHKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN PADA MASYARAKAT

Kewirausahaan merupakan kegiatan yang sudah tidak asing lagi di Indonesia. Belum meratanya pemahaman tentang pentingnya berwirausaha bagi masyarakat yang tinggal di daerah pedesaan, akhirnya yang menyebabkan terjadinya ketimpangan ekonomi pedesaan. Karena itu perlu adanya suatu gebrakan agar mampu meningkatkan taraf ekonomi Masyarakat kearah perekonomian yang lebih baik. Infrastruktur yang kurang memadai ditambah dengan minimnya SDM merupakan faktor pemicu tidak meratanya pemahaman tentang kewirausahaan di Indonesia.

Warga Desa Tamanmartani, peserta diklat penangkaran burung berkicau

Umumnya kewirausahaan sering dijumpai dalam dunia bisnis, namun akhir – akhir ini berkembang dari pelaku kewirausahaan. Kewirausahaan bukan hanya milik wiraswasta atau usahawan, tapi kewirausahaan dapat dimiliki semua orang, tentunya jika ada kemauan keras, sikap optimis, dan kreatifitas yang mampu membuat inovasi – inovasi baru. Seperti contoh: Desa Tamartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta yang melek akan pentingnya berwirausaha.

Bapak Gandang Harjanata ( Kanan ) Lurah Tamarmartani Kalasan, Kab. Sleman, DIY

Mengingat banyaknya minat warga akan hobi burung berkicau dan penangkaran, Kepala Desa ( Lurah ) Tamanmartani, Bpk Gandang Harjanata pada saat membuka kegiatan tentang penyuluhan bertenak burung berkcau mengatakan bahwa “ kegiatan ini merupakan rangkaian untuk mengembangkan minat Masyarakat yang mana ha ini bertujuan untuk meningkatkan potensi dan kemampuan dalam bidang hobi dan penangkaran burung berkicau “

Pada kesempatan itu, ada 4 narasumber yang berkompeten dibidangnya masing – masing, yaitu dari perwakilan Juri kontes burung berkicau Om Kotrex, peternak sekaligus juri dan penulis buku seputar burung love bird Om Budi Prawoto, MC sekaligus enterpreneur dunia burung Om Puguh Liontin serta dokter hewan spesialis burung Dr. Drh Edi Boedi Santosa.

Om Budi Prawoto, Narasumber

Dalam kegiatan penyuluhan berternak tersebut masing – masing narasumber memberikan wawasan dan juga pengembangan untuk manajemen sebagai upaya untuk dapat memberikan keuntungan yang optimal agar memberi manfaat yang lebih bagi Masyarakat Desa Tamanmartani.

Om Kotrex perwakilan juri burung dalam penjelasannya menyampaikan beberapa kriteria dan ciri burung berkicau yang berkualitas untuk dikonteskan, dilanjut Om Budi menyampaikan tata cara menangkar burung kenari dan love bird sekaligus tentang pemilihan bibit – bibit burung yang ideal untuk ditangkarkan.

Om Puguh Liontin mengapresiasi gebrakan dari Lurah Tamanmartani

Om Puguh Liontin lebih praktis, Beliau menyampaiakan beberapa kriteria hasil ternakan lengkap dengan beberapa trik jitu untuk mempromosikan hasil ternakan agar diminati kalangan pelomba, sebab burung – burung yang dilombakan mempunyai harga jual yang cukup lumayan.

Selain memberikan diklat tata cara berternak burung, para narasumber juga memberikan motivasi pada Masyarakat agar serius menggeluti bidang penangkaran, maklum kebanyakan peserta diklat ternak berangkat dari berbagai latar belakang, ada yang sebagai petani, karyawan swasta dan peternak baik pemula maupun yang sudah lama tapi belum begitu mengetahui secara umum.

Dr. Drh Edi Boedi Santosa 

Sesi berikutnya diisi oleh Dr.Drh Edi Boedi Santosa yang memberikan penyuluhan seputar kesehatan burung, Dr Edi menjelaskan sejumlah permasalahan yang berkaitan dengan kesehatan burung baik yang akan ditangkarkan maupun sudah.

Beliau memaparkan beberapa penyakit yang sering menyerang burung, baik yang sifatnya hanya sementara hingga fatal yang bisa mengakibatkan kematian pada burung, dalam sesi tersebut Dr Edi juga memberikan kesempatan pada para peserta diklat agar melakukan tanya jawab, bagi yang bertanya langsung mendapatkan hadiah aneka suplemen dan vitamin dari Beliau.

Penyerahan sarana penangkaran dilakukan langsung oleh Lurah Desa Tamanmartani

Selain membekali warga dengan beberapa materi seputar kegiatan hobi dan menangkar burung, diakhir acara, Bpk Gandang Harjanata juga memberikan bantuan langsung berupa sangkar untuk beternak kepada warga, selain itu Beliau juga mengucapkan terima kasih  kepada semua pihak yang mendukung kegiatan ini dan berharap, “  semoga dengan adanya penyuluhan penagkaran burung berkicau mempunyai harapan dan titik terang menuju ke arah yang lebih baik dari segi ilmu pengetahuan maupun kesejahteraan serta untuk kedepannya dapat berjalan dengan lancar  “


Comments

comments

You must be logged in to post a comment Login