Love bird palapa, dulu di beli seharga burung sayur, kini di tawar 150 juta + Video

Menang 2 pekan berturut – turut, sejumlah tawaran mulai masuk

Kemenangan hatrick love bird Palapa milik Om Abdul Khadir/ Mr Mian di launching radjawali indonesia Purwomartani Kalasan, minggu (13/8) masih jadi perbincangan hangat di kalangan love bird mania, khususnya  blok tengah.

2 Pekan tampil stabil, Palapa mulai jadi perbincangan

Hal tersebut terjadi lantaran dalam kurun waktu 2 pekan terakhir ini, palapa bukan hanya sukses di Jogja, melainkan juga tampil hebat saat turun di 3 star Semarang,di Semarang  ia berhasil mencuri perhatian dengan mengemas sekali juara 1 di kelas Radja B, juara 3 di kelas belator A serta posisi 4 besar di kelas Radja C.

Love bird palapa terglong pendatang baru,   ia pertama kali turun lomba pada bulan Mei 2017 yang lalu, itu pun hanya sebatas di latber – latpres lokal kota Klaten, meski saat itu palapa masih berusia paud ( remaja ), tak jarang palapa di mainkan di kelas dewasa dan juara, “ petama kali di jajal bulan mei yang lalu dan masih berusia paud, saat itu palapa belum bisa tembus nomor – nomor kecil , pol mentog hanya mampu finish di  posisi 5 besar “ ungkap Om Abdul Khadir kepada mediaronggolawe.com.

Meski sempat di tawarkan ke sejumlah kicau mania kenalan Om Khadir, namun Ia mengaku belum ada tertarik meminangnya, hingga Om Khadir memutuskan untuk kembali merawat Palapa hingga sampai sekarang.

“ background saya seorang pedagang dan breeder, jujur palapa dulu sempat saya tawarkan ke sejumlah teman – teman melalui akun medsos Facebook, namun belum ada juga yang tertarik meminang, dan terpaksa Saya rawat kembali, hehehe “  ucap Om Khadir mengisahkan.

Miltih jelas lebih bersih & higienis, love bird nampil dan juara jadi lebih stabil

Dalam hal perawatan dari dulu hingga sekarang, menurut Om Khadir tidak ada yang aneh dan cenderung biasa – biasa saja, bahkan pakan harian yang di berikan hanya “ Miltih “ saja atau kepanjangan dari milet putih yang biasa dibeli di kios – kios burung terdekat, tanpa extra fooding.

Uniknnya lagi, Om Khadir awalnya mendapatkan palapa dari salah satu teman semasa SD, dengan harga beli seukuran burung love bird sayur pada umumnya, belinya 1 pasang ( jantan & betina ), burung ini tadinya di proyeksi untuk mengisi kandang breeding yang Ia kelola di kediaman.

Karena aktif memposting koleksi burung – burungnya di medsos, selang beberapa hari, pasangan palapa laku terjual ke orang Kalasan, dan berangkat dari situlah kemudian Om Khadir rajin melatih palapa di berbagai latber maupun latpres lokal seputaran kota Klaten.

Ketika pertama kali di tampilkan, palapa belum mencapai durasi seperti sekarang, paling – paling bunyi pendek kemudian berhenti karena kaget melihat lalu lalang juri di bawah gantangan, hal tersebut lantas di jadikan PR bagi Om Khadir untuk mencari setingan yang pas, ” dulu sempat gak mau nampil dan cenderung takut lihat juri lalu lalang di bawah, lalu setiap hari Saya rawat dengan telaten dan allhamdulillah sekarang mau nampil kaya gini ” tambah Om Khadir.

Kendati berjenis kelamin jantan yang umunya harus di jodohkan, namun palapa tetap mau jalan di lapangan meski tidak di beri jodoh ( engkel ), palapa memunyai durasi kerja yang mumpuni nayris tanpa jeda ( gacor ), paling berhenti hanya sejenak ketika ambil nafas, setelah itu derr lagi, ketika ngekek Ia juga tidak tidur, suara tembus hingga terdengar keluar lapangan.

Tak mengehranka bila penampilannya kemarin di launching RI Purwomartani, palapa mendapat apresiasi tinggi dari team juri maupun peserta lainnya yag kebetulan satu gantangan dengan jagoan Om Abdul Khadir tersebut.

Seusai mengikuti event tersebut,kabarnya ada salah seorang penghobi yang terang – terangan melayangkan tawaran terhadap gaco yang memperkuat duta Solo Vaganza tersebut, seperti yang di lansir burungnews. Com,  tawaran tersebut datang dari penghobi yang melihat aksinya secara lansusung di Purwomartani beberapa waktu yang lalu, namun tawaran sebesar 150 juta yang di layangkan tak membuat Om Abdul Khadir bergeming, lantaran di akuinya masih sayang dengan jagoannya tersebut.


Comments

comments

You must be logged in to post a comment Login