Love bird gombloh, sak masek & robot gedeg nyeri, Teguh walet juara umum

Perang bintang di Solo vagnza cup 1

Acungan jempol patut dberikan kepada Om Rudy NRS dan personil kepanitiaan lomba burung Solo vagnza cup 1 di central garden, Lorin hotel, Solo, minggu (3/9), meski mengggunakan 1 lapangan ( 30 kelas ), acara tersebut menyajikan perlombaan yang fair dan sangat kondusif, bahkan hingga saat ini pun Solo vaganza terus menjadi buah bibir lantaran event tersebut mampu mengobati kerinduan penghobi akan lomba yang diidam – idamkan selama ini.

” Two Brother ” ( Rudy NRS & Prio AK- 47 ) sukses persembahkan event spektakuler

Solo vaganza menjadi lomba termewah tahun 2017 ini, selain dihadiri beberapa tokoh perburungan Nasional, event tersebut juga diikuti burung – burung papan atas hingga menyajikan atmosfer lomba burung yang sangat kompetitif.

Suasana di kelas kacer

Kelas love bird berhasil menyita perhatian dari penghobi lantaran dihadiri sejumlah burung dahsyat seperti Kususmo milik H Sigit WMP, roro ( dangan barker ) trisula asal Samarinda Awe we, slebor & gombloh ( Indra Andong & H Helmi ), sak masek milik Mr Gojir Lumajang, hingga 3 burung yang tengah naik daun asal Banjarnegara ( gendwo, robot gedeg & condet ).

Love bird gampang nampil dan stabil dijalur juara, ini rahasianya

Namun dari 9 kelas love bird yang dibuka panitia, juara 1 disetiap kelasnya, secara  bergatian berhasil didominasi oleh 6 burung saja , yakni gombloh, sak masek, robot gedeg, gendewo, slebor, dan roro.

Crew H Helmi Samarinda, Gombloh nyeri

Gombloh meraih 2 kali juara 1 ( nyeri ), masing – masing dikelas new ferari dan omega vit, tidak hanya sampai disitu, gombloh yang belum 100 % fit ( masih dorong ekor ) juga cemerlang dikelas lainnya, “ bulu belum utuh namun terpaksa Kami turunkan di Solo Vaganza lantaran undangan, allhamdulillah masih bisa boyong juara “ ungkap Om Fendy.

Bejo BF Banjarnegara, love bird robot gedeg menang dikelas gempar dan radjawali

Love bird robot gedeg ( Bejo BF ) & sak masek ( Mr Gojir ) juga berhasil mengukir hasil yang sama ( nyeri ), rbot gedeg berhasil mengemas juara 1 dikelas gempar dan radjawali, tidak hanya sampai disitu, bahkan robot gedeg yang turun sebayak 9 kali juga tuai hasil positif diantaranya 2 kali runner up dan juara 5, masing – masing sekali juara 4 dan 11 serta masuk 3 besar dikelas best of the best.

Gendewo ( PRC SF ) hanya sekali raih juara 1

Adapun 3 kelas love bird  tersisa berhasil dimenangi oleh 3 burung berbeda, yakni gendewo ( PRC SF ) juara 1 kelas bebas aksi gempar, slebor milik Om Indra Andong juara 1 dikelas ohara dan roro milik Om Dangan Barker terbaik dikelas best of the best.

Om Indra Andong, love bird slebor terbaik dikelas Ohara

Teguh walet berhasil keluar sebagai juara umum singgle fighter, burung – burung yang turut menyumbang poin diantaranya murai batu bintang timur, love bird gendewo, serta duet kenari sinchan & teves.

Teguh Walet juara umum singgle fighter

Teddy BKS, kenari teves menjadi salah satu penyumbang poin juara umum

Nyaris nyeri, rimba sakti besutan Helmy Asalvo berhasil dinobatkan sebagai burung terbaik di event tersebut untuk kategori cucak hijau, new rimba sakti unggul dikelas new ferari serta runner up dikelas utama ( Radja ), oleh prestasi yang berhasil diukirnya tersebut secara bersamaan new rimba sakti juga berhasil membawa pulang 1 uit sepeda motor plus sepeda gunung sebagai hadiah untuk sang pemilik.

Om Helmy Asalvo, cucak hijau new rimba sakti burung terbaik

Usai meraih juara umum di Piala Pandawa Sakti pekan lalu, Putra Baron kembali sukses mengantar beberapa gaco milik Erick CR 84 Bandung berjaya dievent tersebut, antara lain new artomoro menjadi yang terbaik dikelas kenari bebas gempar sera masuk 3 besar dikelas kenari bebas omega vit, sedangkan RT terbaik dikelas kenari standart kecil omega vit.

Putra Baron ( Tengah ) kembali sukses kawal gaco Erick CR 84 Bandung 

Tidak hanya sampai disitu, melalui aksi Snewn ( Nyeri ), Erick CR 84 Bandung juga sukses mengukir prestasi gemilang di blok barat ( Piala H Dadang Danubrata Bogor ), “ luar biasa dalam 1 hari, gaco – gaco CR 84 Bandung  berhasil moncer di 2 tempat yang berbeda, modal yang sangat bagus sebelum terjun di Canary bird champion minggu depan dan Piala Raja 24 sepetember mendatang “ ungkap Putra Baron ketika Kami temui.

Putra Dewa ( Lombok ), MB Spartan masih bisa bersaing

Semantara itu, Om Dewa Putra asal Lombok tidak menyia-nyiakan event tersebut untuk kembali meraih hasil positif, meski lawan – lawan tergolog tangguh, turun dikelas murai batu ekor hitam omega vit, spartan sukses meraih posisi 3 besar.

Spartan yang rencananya bakal kembali di turunkan 24 sepetember mendatang ( piala raja ) mempunyai gaya tarung ciamik, lagu kasar – kasar serta tembakan panjang ini dinilai kurang hoki, “ nyaris dari awal hingga akhir burung Kami ( Spartan ) sebenarnya tampil maksimal, namun ya itu Kami Cuma kalah hoki saja, semoga kedepannya bisa kembali tampil maksimal di Jogja “ cetus Om Putra Dewa.

Mr Mian Jepara/ Dedy Trans, MB Kian Santang terbaik dikelas ekor hitam

Sementara itu, meraih juara 1 dikelas murai batu ekor hitam, kian santang milik Mr Mian/ Dedy Trans makin mengukuhkan namanya sebagai penguasa di kelas tersebut, kian santang kembali nampil stabil setelah pekan sebelumnya cemerlang di Piala Pandawa Sakti, “ lawan yang dihadapi sangat tangguh, tapi allhamdulillah jagoan kami masih bisa bersaing “ cloteh Om Dedy Trans.

Om Gerry Allin & Crhist Ulo sukses kawal kacer noisy boy

Dikelas kacer memunculkan nama noisy boy milik Om Yusuf Putra Imi, burung yang dikawal Om Gerry Allin dan Christ Ulo tersebut berhasil menggondol 1 unit sepeda motor lantaran moncer dikelas omega vit, dikelas tersebut noisy boy berhasil mengungguli beberapa lawan tangguhnya seperti satreskrim milik Om Aji, aji soko andalan Om Lia Pelindo serta mandau dayak jagoan milik H Uchin Mojokerto.

Om Gerry allin tidak hanya sukses mengawal noisy boy merajai kelas kacer, namun juga berhasil mengantar cendet john mayer stabil ditangga juara, john mayer merupakan andalan Om Gerry dan divisi fighter silobur diberbagai lomba burung yang ia ikuti, dan rencananya jika tidak ada halang merintang john mayer bakal kembali disiapkan untuk mengikuti ajang kolosal piala raja 24 september mendatang di Candi Prambanan, ” ya semoga masih ada hokinya ” cetus Om Gerry

Murai batu sprint milik Wibie AWS Sragen secara mengejutkan berhasil menjadi runner up dikelas Omega Vit, Sprit tampil perkasa, gaya mewah, lagu serta suara tonjolan ciamik, dikelas tersebut sprint mengungguli beberapa burng dahsyat lainnya seperti bima sakti ( Mr Jangkrik ), matador Mr Karyadi serta Ring Gavi Brem milik Om Gavin.

Melalui jagoan lawasnya ( MB Seruling Raja ), Mr Billy Kebumen come back,  meski turun 1 gantangan dengan beberapa murai jawara, namun dengan sisa – sisa kejayaannya, seruling raja masih mampu bersaing dan meraih juara 3 dikelas murai batu utama ( Radja ), berkat prestasi yang berhasil di ukir tersebut, Mr Billy mengaku lebih pede untuk kembali menurunkan jagoannya tersebut dievent yang lebih bergengsi seperti Piala Raja 24 september mendatang.

Data juara Solo vaganza cup :

Daftar juara Solo vaganza cup, minggu 3 september 2017

 


Comments

comments

You must be logged in to post a comment Login