Kusumo Bungkam Kritik Dengan Penta Trick + Video

BUNGKAM KRITIK LEWAT 2 PENAMPILAN TERAKHIR 

Love bird Anda sering bengong ketika sedang di lombakan di atas gantangan, sudah cobaon Miltih ??? “ MILTIH, singkatan nama dari Milet Putih. Dari nama, warna kemasan dan komposisinya dibuat semenarik mungkin untuk Kicaumania, bahan Milet Putih yang di impor langsung dari Kanada sangat cocok untuk Burung Lovebird di rumah serta untuk arena kontes “

“ Berbeda dengan Pakan Tradisional yang memakai sistem ayakan dari tampah bambu untuk memisahkan bijian Milet. Di Pabrik EBOD JAYA, MILTIH sudah menggunakan mesin modern yang terjamin lebih higienis “

Berlabel sebagai burung dengan harga penawaran termahal, di tambah predikat sebagai burung fenomenal sepanjang masa lantaran koleksi gelar juara 1 yang nyaris mustahil bisa di tandingi, love bird Kusumo harus siap dengan hujan kritik saat gaco kepunyaan H Sigit WMP ini tampil.

Pasca di kritik habis – habisan, lantaran di anggap tidak mempunyai volume ketika berlaga di event sebelumnya, Kusumo mereplika penampilan positif di 2 lawatan  terakhirnya masing – masing nyaris hatrick di Kapolres Cup Brebes ( 26/ 03 ), dan Pentatrick di Piala Kretek Kudus ( 2/ 04 ).

Di kapolres cup Brebes penampilan Kusumo langsung merebut perhatian pecintanya, bahkan ada salah seorang Ibu rumah tanga yang rela datang jauh – jauh hanya ingin menyaksikannya secara langsung dan berfoto bareng sembari menggendong seorang anak balitanya.

Sedangkan penampilannya di Piala Kretek Kudus, nyaris dari  awal Kusumo langsung menghentak, sistem penjurian yang di terapkan team penilai yakni perpaduan teknologi komputerisasi dan manual yangterapkan di blok luar di nilai sangat cukup efektif dan terlihat sangat detail berapa kali Ia ngekek ( durasi ) ketika sedang di atas gantangan.

” Salut untuk setiap inovasi yang di kembangkan Ronggolawe Nusantara khususnya untuk kelas love bird, di event ini Saya yakin peserta tidak bisa di bohongi, lantaran benar – benar reel, pantauan blok luar, setiap blok terisi 3 orang masing – masing juri bertugas sebagai pemantau, memberi bendera sesuai durasi, serta penghintung dengan menggunakan tab berisi aplikasi sistem enjurian ” cetus Om Sadam.

Torehan prestasi sang fenomenal di 2 lawatan terakhir menjadi Indikasi jika masa Kusumo belumlah usai sekaligus membungkam berbagai kritik yang di tuju kepadanya, “ 2 pekan belakangan ini semua orang membicarakan Kusumo, bagaimanapun juga dia salah satu burung terbaik dan sejauh ini masih sangat menginspirasi  “ terang Om Cipto Wahyono di akun medsos pribadinya.

Kusumo dan beberapa kisah kesuksesannya bersama H Sigit WMP dan crew telah berhasil membawanya menjadi salah satu burung yang paling banyak menyajikan inspirasi, baik di dalam maupun di luar arena festival dan kompetisi burung berkicau Kusumo mampu menjadi objek yang menarik.

Rencananya Kusumo bakal kembali di mainkan di Piala Pasundan 16 april mendatang di kota Bandung, “ Kami menghormati undangan dari pihak panitia, terutama Mr Prio yang memang sudah sejak lama kenal baik, Insya Allah Kami siap turun di Piala Pasundan, semoga semuanya lancar “

 

 

 

 


Comments

comments

You must be logged in to post a comment Login