Kolaborasi Cendet Pancak Doyo Dan Love Bird Cinderella Sukses Menjadi Jawara, Duta Piala Sumber Raya Berkibar Di Lapangan Garnisun

 

Kesuksesan diraih dua bersodara asal kendal di gelaran megah Piala DANDIM. Kakak beradik Mr. Slamet Masudi dan Mr. Dian kawal gacoan-gacoan berkelas untuk menyebar duta Piala Sumber Raya. Meski baru saja terbetuk sekitar 3 bulan yang lalu namun gelar prestasi sudah banyak diraih berkat kekompakan dua bersodara ini. Mengikuti jejak sang ayah yang dulu juga seorang pengantang tersohor dengan gacoan – gacoan handal dan sering mendatangi gelaran lomba dimanapun berada. Mr. Slamet dan Mr. Dian juga mulai merambah kedunia organisasi dimana sang ayah adalah ketua Ronggolawe DPC Kendal. Setelah Bapak. Sugiyanto sukses menggelar Piala Muspika dengan jumlah peserta meledak melebihi target, kini kedua anaknya pun tak mau kalah oleh sang ayah dan menggarap event bertajuk Piala Sumber Raya.

Untuk menyambut Pra Piala Sumber Raya yang akan digelar pada tanggal 1 Desember 2016 Bertempat dilapangan TNI 408 Penyangkringan Weleri – Kendal. Rombongan SRG beserta beliau – beliau ini kawal squad gacoan team menuju Piala Dandim Semarang dengan membawa nama Duta Piala Sumber Raya. Untuk mengondisikan burung dengan kondisi dan suhu lapangan agar lebih maksimal, rombongan SRG berangkat dari Kota Kendal pagi hari sekali. Setiba dilapangan seluruh team mulai fokus dengan burung yang menjadi bagian masing – masing, karena semua ahli dirangkul untuk Duta Sumber Raya. Terbukti berhasil hapir semua senjata yang menjadi squad Sumber Raya bertengger di peringkat utama.

Pancak Doyo Cendet yang baru saja take over ke gudang SRG dengan harga tinggi, moncer. Penampilan Pancak Doyo dengan lagu walet yang dibawakan lantang juga greja nyeret menusuk telinga juri. SRG sedang semangat berburu bakat untuk mendatangi event-event bergengsi di seputar Jawa Tengah. Kini pasukan semakin kuat dengan masuknya Pancak Doyo sebagai senjata baru. Jika melihat beberapa prestasi Pancak Doyo kebelakang memang setara dengan harga yang diberikan. Cendet yang sudah mempunyai koleksi piala di beberapa event regional ini dilepas sang pemilik dengan harga 17 juta. Harga yang tidak mahal untuk burung yang sangat stabil di kelas lomba besar. Volume dahsyat mengglegar dengan pengolahan lagu yang jarang sekali dibawakan Cendet lain, gaya ngotot serta buka tutup paruh yang lebar dari kejauhan sudah terlihat jika ia memiliki performa maksimal.

Di dampingi Cinderella si pemilik durasi 3 menit tak kalah hebatnya dengan Pancak Doyo. Love Bird di era sekarang memang panjang – panjang. Namun Love Bird yang punya durasi panjang belum tentu bisa stabil di gantangan. Cinderella salah satu bentuk sempurna Love Bird kelas atas, durasi panjang dan juga stabil gantangan. Calon fenomenal penguat squad SRG ini bethasil bertengger di puncak podium di Piala Dandim Semarang kemarin. Dalam satu sesi ia bisa berulang kali keluarkan tembakan berdurasi lebih dari satu menit atau Love Bird mania biasa menyebutnya 1menit up. Bermain tanpa kontrol bak robot yang konslet, tembakan Cinderella tak brhenti hingga penutup sesi.

Pra Piala Sumber hanya tinggal menghitung hari lagi. Kejutan dari event ini sudah sangat dinanti-nanti. Selain hadiah yang terbilang sangat wah, bonus-bonus pun juga diberikan di tiap sesinya. Dengan harga Rp. 110.000, – dikelas utama, peserta yang berhasil raih juara satu bisa membawa pulang hadiah sebesar Rp. 2000.000, dengan tambahan handphone trandy tanpa potongan. Adapun dikelas kedua dengan harga tiket Rp. 80.000, – hadiah yang diberikan sebesar Rp. 1000.000, dengan tambahan Rp. 200.000 dengan menyesuaikan jumlah peserta. Sebagai penghargaan tertinggi akan diberikan tropy juara umum SF dan BC bagi single fighter dan Bird Club dengan point juara tertinggi.

Comments

comments

You must be logged in to post a comment Login