KN Roadshow Milik Om Denim Sarat Prestasi Dengan Satu Tangkringan

 Tasikmalaya, mediaronggolawe.com – Memiliki gacoan kenari yang tampil stabil dan memiliki durasi kerja yang memuaskan merupakan dambaan bagi para kicau mania yang sering terjun ke event lomba, tidak sedikit berburu dan berlomba-lomba mendapatkan kenari yang diidamkan diarena lomba atau mencari pakar/ahli yang sering mengorbitkan kenari prestasi. Seiring dengan berjalannya waktu yang mana untuk jenis kenari sendiri tidak pernah surut dari berbagai gelaran, para penggila kenari pun tidak pernah padam sampai saat ini untuk melahirkan kenari yang istimewa.

Hal ini pula yang dilakukan oleh Om Denim asal kota Tasikmalaya kiprah beliau dalam dunia perburungan terkhusus unuk jenis kenari memang tidak diragukan lagi, dipertengahan 2008 beliau sudah menekuni dalam merawat kenari, seiring berjalannya waktu dari mulai mengembang biakkannya dan merawat yang siap turun digantangan pasang surut sampai hal terpahit pun dalam proses perjalanannya begitu sangat terasa, namun dari berbagai pengalaman yang telah dilalui beliau memetik banyak ilmu yang dapat diterapkan dalam merawat dan memahami jenis burung ini, sehingga pada akhirnya beliau pun berhasil melahirkan banyak kenari prestasi dari hasil jerih payahnya selama ini.

Butuh waktu dan pengorbanan sehingga beliau terus konsisten dijalur kenari, selain daripada kecintaannya terhadap burung kenari beliau pun mempunyai visi dimana untuk mempertahankan barometer pecinta burung kenari terkhusus untuk kota Tasikmalaya dan sekitarnya, dan benar para kenari lovers diwilayah Tasikmalaya tidak pernah redup sampai saat ini.

Belakangan ini beliau diharumkan namanya dengan salah satu kenari yang beliau beri nama Roadshow dimana kenari ini sendiri tergolong jenis kenari import scothfancy selain daripada mempunyai durasi kerja yang “ngagedur” Roadshow mempunyi keistimewaan tersendiri ketika show diarena lomba yaitu hanya menggunakan satu tangkringan, hal ini tergolong mewah karena untuk mempertahankan kenari pada satu tangkringan ketika lomba merupakan hal yang tergolong sulit, melihat basic kenari sendiri yang merupakan fighter atau mencari musuh ketika digantangan. Belum lagi ketika kondisi kenari jika over birahi, tidak kurang banyak kernari yang diberi bendera peringatan ketika lomba berjalan karena ngarai atau nempel disangkar.

Roadshow selama perjalannnya bersama beliau telah menuai berbagai prestasi baik untuk lokal, regional bahkan sampai tingkat nasional, ini adalah bukti bahwa Roadshow tergolong kenari andalan yang wajib diperhitungkan. Selain Roadshow beliau pun mempunyai beberapa gacoan lainnya yang tidak kalah bagusnya, katakan saja kenari Ysi Diktator dimana amunisi ini pun tidak ketinggalan dalam meraih prestasi.

Melihat reputasi beliau dalam hal merawat burung kenari yang tidak segan membeberkan secara rinci bagaimana cara merawat burung kenari untuk lomba. Berikut penjelasan beliau kepada awak media sebagai berikut :

  • Seminggu sebelum diulai perlombaan, burung kenari sebiaknya diisolasi dari melihat burung kenari lain atau mendengarkan suara burung kenari lain. Burung kenari disendirikan terlebih dahulu.
  • Setiap hari pada pagi hari burung kenari disemprot atau dimandikan hingga basah, tetapi jika suhu udara yang dingin lebih baik hindari menyemprot atau memandikannya.
  • Menjemur burung kenari hingga kering tetapi tergantung kekuatan burung kenari itu sendiri, jangan dipaksakan.
  • 3 hari sebelum perlombaan dimulai burung kenari sebaiknya diberi makanan seperti apel, kroto dan telur puyuh secara selang-seling pada 3 hari tersebut.
  • 2 hari sampai 1 hari sebelum dimulai perlombaan burung kenari lebih baik jangan dijemur berlama-lama, jemurlah sekitar 30 menit saja dibawah sinar matahari yang tidak begitu terik dan beri kenari vitamin Ebod Joss.
  • 1 jam sebelum dimulai perlombaan berilah makanan berupa kroto atau telur puyuh pada burung kenari.
  • Saat burung kenari sudah berada di arena perlombaan, semprot burung kenari sedikit, tetapi jika burung kenari terlihat akan birahi sebaiknya disemprot sampai basah.
  • Setelah perlombaan selesai, sebaiknya burung kenari disegerakan untuk beristirahat dan letakkan burung kenari jauh dari keramaian setelah lomba. Cara mengistirahatkan burung kenari adalah dengan cara memberi makanan yang paling disukai oleh kenari bila perlu beri vitamin untuk menjaga kondisi tubuhnya.

Beliau pun berharap semoga kesetabilan Roadshow dievent-event selanjutnya dapat terus dipertahankan terlebih beliau sudah mengagendakan untuk ikut serta terjun di acara yang digelar oleh Ronggolawe DPC Tasikmalaya pada tanggal 17 September 2017 dalam tajuk HUT Plaza Asia Tasikmalaya yang bertempat di areal parkir Plaza Asia Tasikmalaya. (Hendy, 05/9).


Comments

comments

You must be logged in to post a comment Login