Cucak Hijau Dynamith Benar – Benar Meledak Di Road To Bang Boy Cup Jogja+Video

CUCAK HIJAU DYNAMITH BENAR – BENAR MELEDAK DI ROAD TO BANG BOY CUP JOGJA

Cuaca panas dan tiba – tiba hujan deras tanpa ampun mengguyur arena perlombaan tak mampu menahan ledakan dynamith untuk tampil garang di road to Bang Boy Jogja, ya gaco milik Om Ibnu PM tersebut tampil sempurna hingga posisi puncak di kelas cucak hijau kenariko pun mampu di raih.

Padahal sebelum di turunkan di event road to Bang Boy cup Jogja, dynamith terlebih dahulu sukses merengkuh gelar juara di Piala Jogja Istimewa, catatan tersebut tentu menjadi penegas bahwa burung tersebut cukup stabil pada 2 penampilannya sesusai kelar mabung dan Om Ibnu PM semakin PD untuk kembali menurunkan jagoannya tersebut di event – event bergengsi yang akan datang seperti Plasa Cup Semarang aupun Valentine day Jogja.

Sahabat Ronggolawers, tahukah Anda jika salah satu kendala yang sering di jumpai ijo mania yakni kondisi bulu yang sering terlihat kusut hingga mempengaruhi performnya di atas gantangan, hal tersebut biasanya terjadi lantaran serangan kutu yang tanpa ampun mengrogoti bulu – bulu tersebut.

Memandikan burung cucak hijau dengan shampo Jati Jajar bisa menjadi solusi untuk mengatasi masalah kutu pada bulu bulu burung, caranya cukup mudah yakni campurkan 2 tutup botol Jati Jajar kedalam air yang di gunakan untuk mandi pada burung bisa semprot ataupun langsung ke dalam air di keramba.

Di tambah rival – rivalnya yang bermain 1 kelas dengan dynamith bukanlah burung – burung sembarangan, nama – nama tenar seperti barca dan ninja milik Mr Gino Jogja, marvel milik Om Brian BMBS, bezita milik Mr Qong hingga Patrom milik Gus Aly turut ambil bagian di evet tersebut.

Awalnya dynamith di dapat Om Ibnu PM dari salah seorang sahabat, itupun dalam keadaan mabung total, namun pelan tapi pasti berkat tangan dingin Om Aldo burung tersebut kini menjadi salah satu jagoan yang patut di perhitungkan.

Menurut Om Aldo sang mekanik, tidak ada yang spesial dalam urusan rawatan baik harian maupun menjelang lomba yang di lakukannya terhadp dynamith, bahkan hampir sama dengan burung – burung cucak hijau pada umumnya.

Selain rutin memberikan pisang kepok sebagai pakan harian juga extra foding seperti halnya jangkrik sebanyak 3 ekor, masing – masing pada pagi dan sore hari untuk hariannya serta 5 ekor uler hongkong pada hari H lomba atau 1 sesi menjelang di gantang.

Menurut Om Aldo, Dynamit mempunyai lagu yang sangat unik dan bervariasi, contohnya ketika di turunkan di sesi pertama lagu yang di keluarkan pasti berbeda artinya tidak monoton jika di turunkan kembali di sesi berikutnya.

Hal tersebutlah yang kemudian membuat Om Aldo sangat menyukai burung tersebut, “ selain ngentrok ekstrim, irama lagu yang dimiliki Dynamith cenderung sangat unik, menyurapai suara cucak jenggot tapi di bawakan dengan speed yang rapat dan kontinyu, meski suara master yang sering di perdengarkan adalah burung kolibri, artinya ketika bertarung di atas gantangan dia sering mengeluarkan lagu – lagu di luar suara masternya, itu salah satu keunikan yang di miliki burung ini “ terang Om Aldo menambahkan.

Om Aldo juga menambahkan bahwa untuk hariannya, dynamith harus di letakan di ruangan tersendiri tanpa burung masternya, ( burung master di letakan di lain ruangan ), begitu juga pada saat menjemur dan jadwal mandi, ia harus benar – benar sendiri karena memang karakter cucak hijau merupakan burung teritorial. Panji/ 1 Januari 2017

 

 

 

 

 

 

 


Comments

comments

You must be logged in to post a comment Login