Cara Malaikat Maut Kawin Dengan Ring Arco

Depok, mediaronggolawe.com – Cara Malaikat Maut Kawin dengan Ring Arco untuk mencetak junior baru yang bisa taklukan semua medan pertempuran. Burung Murai Batu adalah burung berkicau terbaik di Indonesia yang telah membuat jatuh cinta penghobi burung berkicau. Ternyata untuk melestarikan Burung Murai Batu itu cukup sulit tapi ternyata Malaikat Maut berhasil kawin dengan Ring Arco di Breeder Adjie Rante Ring ARBF Depok, Jawa Barat. Sang jawara sejati akan terus lahir dari arena konservasi Ring ARBF di Depok untuk membantu suksesnya pelestarian lingkungan dan menjaga Burung Murai Batu tidak punah akibat perburuan liar karena Ring ARBF sudah hadir untuk meraimakan dunia hobi burung berkicau.

Malaikat Maut bisa kawin dengan Ring Arco dan berhasil cetak junior sang calon jawara sejati melanjutkan trah jawara Malaikat Maut di arena kompetisi burung berkicau nasional. Cukub berikan Ebod Breeding vitamin untuk burung ternak produk Ebod Jaya yang mampu untuk memperbaiki kualitas telur, meningkatkan kesuburan, merangsang produktifitas telur indukan, dan bisa merangsang birahi untuk burung-burung ternakan seperti : Lovebird, Kenari, Murai batu, Merpati dan semua jenis unggas. Ternyata cocok untuk Malaikat Maut mencetak Junior Jawara.

“Kocok dulu sebelum dipakai lalu campurkan 5-10 tetes dalam 50-cc air minum, diberikan tiap hari dimulai dari ketika burung disiapkan untuk dijodohkan sampai betinanya beres bertelur (Mengeram). Usahakan air minum tersebut jangan sampai terkena sinar matahari secara langsung untuk menghindari berkurangnya khasiat Ebod Breeding dan jangan lupa simpan kemasan di tempat yang sejuk dan harus terhindar dari sinar matahari langsung,”Ujar Adjie Rante di Jalan Raya Pasir Putih, Sawangan, Depok, Jawa Barat, Selasa.

Selain pemberian vitamin Ebod Breeding, Malaikat Maut sebelum kawin harus melalui proses penjodohan menggunakan kandang kecil dan ketika sudah mulai terlihat tidak terlalu galak dengan betina Ring Arco baru dilepas dalam satu kandang. Tapi untuk melihat dan mengintip Malaikat Maut sudah kawin atau belum? Tanda bisa dilihat ketika Malaikat Maut mandi pada waktu yang tidak biasa yang biasa hanya mandi pagi dan sore Malaikat Maut kalau sudah kawain pasti mandi basah pada siang atau malam hari. Kalau sudah terlihat tanda-tanda itu bisa dikatakan Malaikat Maut baru selesai kawin dan sudah pasti sang calon jawara baru akan lahir meramaikan festival dan kempetisi burung berkica di Indonesia.

Selain proses penjodohan, kawin, pemberian vitamin, Malaikat Maut juga perlu mendapatkan asupan pakan yang berkualitas seperti Pakan Voer Ronggolawe saat penjodohan. Namun ketika sudah masuk masa kawin Malaikat Maut tidak perlu lagi mengkonsumsi Pakan Voer Ronggolawe karena semua nutrisi, vitamin, mineral dan kandungan antioksidan sudah menyebar keseluruh tubuhnya. Kenapa harus Pakan Voer Ronggolawe? Karena Pakan Voer Ronggolawe bisa menstabilkan birahi, membantu kesuburan dan metabolisme tubuh Malaikat Maut serta tidak mudah terserang penyakit.

Kalau sudah dalam masa kawin Malaikat Maut didalam kandang ukuran 1,5 Meter X 2 Meter X 3 Meter jangan lupa berikan tempat mandi, pohon hidup, sirkulasi udara yang baik tidak lembab, 2 tangkringan, tempat minum dan tempat makan. Selama proses kawin Adjie Rante juga memberikan cacing untuk tambahan vitamin tapi hanya dalam masa kawin kalau berlebihan bisa membuat cangkang telur keras dan tidak bisa menghasilkan junior. Namun pakan extra fooding lainnya seperti jangkrik dan kroto masih rutin diberikan dari awal penjodohan, kawin, mengeram hingga menetas.

Kata siapa Burung Murai Batu sulit diternak? Ternyata Adji Rante Depok berhasil Breeding Burung Murai Batu. “Awalnya hanya coba-coba untuk mencari peluang bisnis investasi masa depan. Ternyata dunia hobi burung berkicau pilihan paling tepat untuk saya karena saya suka dengan suara-suara burung berkicau. Apalagi sekarang ada produk pakan dan vitamin dari Ebod Jaya yang cocok untuk ternak Burung Murai Batu salah satunya adalah Ebod Breeding dan Pakan Voer Ronggolawe untuk pakan lolohan anakkan,”ujarnya.

Ternyata memilihara Burung Murai Batu merupakan kebanggan tersendiri karena penampilanya mempesona. Dengan bentuk tubuh Murai Batu cukup besar, ekor yang panjang melebihi badannya. Suara Burung Murai Batu sangat merdu ketika berkicau tampak atraktif dengan gaya pikat. Ternyata benar kata orang, menjadi seorang breeding itu sangat sulit karena butuh kesabaran dan ketelitian. KIni benar kata orang, kata dia, Burung Murai Batu itu memang cocok untuk menjadi mesin pencetak uang karena harganya terus naik dan stabil sama seperti harga tanah dan emas. Burung Murai Batu adalah ikon di dunia burung berkicau yang tampil di arena festival dan kompetisi burung berkicau. Selain untuk investasi masa depan dan hobi mendengarkan merdunya suara burung. Ternyata ternak Burung Murai Batu itu sangat membantu pelestarian burung berkicau di alam bebas karena bisa meminimalis perburuan Burung Murai Batu di alam liar.

“Saya sangat senang bisa menjadi salah satu breeding Burung Murai Batu di Indonesia untuk pelestariannya di alam liar. Saya akan terus cetak Burung Murai Batu dengan Ring ARBF agar perburuan Burung Murai Batu di alam liar semakin berkurang,”ujarnya yang sudah tiga tahun melakukan penelitian ternak Burung Murai Batu dan baru berhasil ternak Burung Murai Batu di tahun 2016. Kini sudah banyak anakkan Burung Murai Batu dari trah Burung-Burung Murai Batu jawara dari arena festival dan kompetisi burung berkicau kawin di kawasan Ring ARBF Depok.

Burung Murai Batu yang kawin di Ring ARBF selain Malaikat Maut ada Phonix Ring Arco, Ring BnR salah satu Burung Murai Batu yang berhasil di ternak Adji Rante dengan nama Ring ARBF ada juga Burung Murai Batu Borneo dan Murai Batu Medan Balak 8 dan 6. Dengan ukuran kandang 1,5 M X 2 M X 3 M dan jangan lupa berikan tempat mandi, pakan, air minum, tangkringan, pohon dan sudah pasti ada kandang untuk bertelurnya. (Ahmadi/4 Desember 201


Comments

comments

You must be logged in to post a comment Login