Breeding Lovebird Amir Hamzah Evo “HAQQI LBF Lampung”

 

Lovebird adalah burung ocehan yang berasal dari benua Afrika, dimana ketenarannya dari dulu sudah tidak diragukan lagi. Hal ini sangat wajar adanya, karena burung dari jenis Argoponis ini memang mempunyai segala keindahan yang mengagumkan dan dicintai oleh setiap lapisan masyarakat, mulai dari pria dewasa, perempuan dan bahkan sampai anak anak. Selain suara, karakter lovebird yang pada umumnya paling disukai berada dibagian fisik dan sifat yang dimilikinya. Dimana selain mempunyai keindahan warna bulunya yang cantik, Ia juga termasuk burung monogami dan berkelompok.

Pada umumnya burung lovebird ini sangat setia pada pasangannya sampai mati, oleh sebab itulah kenapa burung ini disebut sebagai “Burung Cinta”. Untuk semua jenis burung Agroponis ini mempunyai ukuran tubuh dan paruh yang rata rata relative lebih kecil dari jenis paruh bengkok lainnya, namun semua jenis burung Agroponis ini sedikit lebih besar jika dibandingkan dengan burung Parkit. Selain keindahan tubuhnya, burung lovebird ini disukai karena kecerdasan yang dimilikinya, meskipun pada dasarnya burung lovebird ini kita ketahui cukup agresif dan ganas, akan tetapi jika pemilik lebih focus dalam melatihnya, burung ini akan jinak dan bisa kita gunakan sebagai masteran serta burung lomba. Tidak hanya itu, kecerdasan yang dimiliki jenis Agroponis ini juga bisa dilatih menjadi burung atraksi disetiap pertunjukan sirkus. Mungkin hal inilah yang menjadi keunggulan burung lovebird kenapa Ia disukai oleh semua kalangan.

Burung lovebird ini sendiri jenisnya terbilang cukup banyak, sebab burung paruh bengkok ini mempunyai banyak turunan atau kawin silang yang berbeda beda. Menurut pandangan ahli Ornitologi yang menyelidiki berdasarkan ilmu Taksonomi, hanya ada 9 spesies lovebird yang bisa ditemukan. Delapan diantaranya dapat ditemui diberbagai Negara Afrika seperti Kongo, Angola, Namibia, Tanzania, Zambia, Zimbabwe, Etopia, Malawi dan Afrika Selatan, sedang satu spesies lainnya ditemukan didataran Madagaskar.

Burung lovebird merupakan burung segudang warna, jadi wajar saja kalau burung yang satu ini banyak sekali penggemarnya. Bagi Sahabat Ronggolawers yang ingin atau sudah beternak lovebird dan ingin menambah koleksi warnanya, Sahabat Ronggolawers dapat mencobanya.

 

Menciptakan Lovebird Warna Dari Perkawinan Silang

Tulisan ini dibuat berdasarkan pengalaman pribadi Om Amir Hamzah Evo dalam beternak lovebird basic warna yang bermarkas di Jl.Sukardi Hamdani Palapa 1O Gunung terang, Bandar Lampung dengan kode Ring HAQQI LBF LAMPUNG. Beliau merupakan salah satu breeder lovebird lawas asal Lampung dan juga menjabat sebagai Sekretaris Umum pada Komunitas Lovebird Indonesia Lampung (KLI Lampung). Uraian dibawah ini tentunya tidak berlaku mutlak terhadap setiap pasangan lovebird karena banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya mutasi warna pada anakan, diantaranya adalah faktor dominan dan resesif masing masing gen yang dibawah oleh setiap pasangan burung serta faktor riwayat asal muasal warna burung itu sendiri. Dalam Perkembangannya Burung Lovebird berbasic warna sudah banyak diminati oleh penggemar bahkan penggemar lovebird suara juga sudah banyak yang beralih ke basic warna. Dilampung sendiri breeder Lovebird warna sudah berkembang pesat. Prinsipnya Selain materi indukan basic warna yang berkualitas,pemberian Ebod Breeding dan Ebod Vit produksi Ebod Jaya sangat bermanfaat dalam peningkatan produksi telur dan anakan.

Dimarkas HAQQI LBF LAMPUNG sendiri sudah banyak materi indukan import dan lokal yang berkualitas yang sengaja didatangkan dari Luar Indonesia dengan harga yang cukup fantastis. Jenis warna yang masih dijadikan andalannya Lovebird Biola, Parblue “Paruh Orange”, Euwing biru dan vio juga Pied BS (Blorok biru). Dengan materi yang cukup komplit dikandang breedingnya menjadikan HAQQI LBF cukup dikenal dikalangan peternak basic warna dilampung, Karena ketekunannya berkonsentrasi pada Lovebird warna, Produk anakannya juga sudah bisa diterima di pasar nasional dengan harga yang bisa bersaing.

Berikut tips dan prinsip dari Beliau yang sekiranya dapat berguna untuk Sahabat Ronggolawers Coba anda membeli satu ekor lovebird blorok Green Series “Paruh Merah”  fischeri dan Lovebird Biru Fischeri “Paruh Putih”, dimana hasil perkawinan silang kedua burung lovebird ini, peluang terbaiknya akan keluar lovebird Blorok Blue Series “Paruh Putih” . hal ini membuat harga anakannyapun menjadi lebih mahal dari indukannya yaitu Lovebird Blorok Green Series dan Lovebird Biru Fischeri. Selain itu dalam produksi jangan asal-asalan membeli materi indukan . Ini supaya hasil produk kita dapat diterima pangsa nasional, sehingga kita tidak perlu pusing dalam menjual hasil produksi kita sendiri”.

Bagaimana orang lain senang dengan produksi anakan kita sedangkan kita sendiri saja enggan atau malas menyimpannya, Kuncinya, jaga selalu kualitas produksi kita” Lanjut Om Amir diakhir perbincangannya dengan awak Media Ronggolawe. Semoga ada manfaatnya bagi Sahabat Ronggolawers penggemar burung lovebird yang ingin menghasilkan warna warna burung lovebird yang indah.

Bagi Anda yang ingin burung gacoan atau breedingnya dimuat www.mediaronggolawe.com dapat langsung menghubungi O821866613O2

Facebook “Andi Ronggolawe”
Email “ [email protected]
“kami Ada Karena Anda” . . . . . (Andi,14,Maret)


Comments

comments

You must be logged in to post a comment Login