Bermula Dari Hobi Bisa Lanjut Ke Perguruan Tinggi

Dunia perkicauan kini benar benar semakin menjamur di seluruh Indonesia, dari mulai peternak, pemborong, dan bahkan pemain lomba kicau terus meningkat, banyak permintaan para kicau mania melaui pasar atau peternak dengan anakan dari indukan indukan yang bagus, dan tak segan para kicau mania mengeluarkan kocek yang lumayan atau bisa di bilang sangat luar biasa mahal harganya. Tentu harga seperti itu sebanding dengan kinerja indukannya di lapangan lomba, dan tidak mudah juga mendapatkan hasil ternakan dengan indukan juara, terkadang para kicau mania berlomba lomba mendapatkannya  dengan memesan dari awal telurnya, menakjubkan bukan?!

Terjadi pada dua orang adik kakak ini KAVIN dan KAVIZ, yang beralamatkan di Jl.Raya Cemplang Kec. Cibungbulang. Kab. Bogor atau lebih jelasnya lagi daerah Bogor Barat. Berawal suka dengan jenis burung lovebird dengan gaya dan suaranya yang khas membuat adik kakak ini langsung membelinya di kios kios terdekat dan ke gantangan gantangan terdekat yang ada di daerahnya, kemudian merambat mencoba ternak dengan membeli indukan indukan yang telah di anggap kandidatnya untuk menghasilkan anakan yang bagus, serta di dukung oleh orang tuanya yang ahli dalam berternak dan ahli gizi. Orang tuanya hanya memberikan teori dan sang anaklah yang di biarkan memperaktekan teori yang telah di bekali oleh sang ayah.

Ternyata hasil perdana ternakannya membuahkan hasil yang sangat mengagumkan, masih ingat gelaran yang telah lalu yaitu PIALA KUJANG? Di kelas utama Lovebird Baby berhasil menggondol tiga trophy, Lovebird Baby BULAN juara ke dua dan Lovebird Baby BINTANG juara ke tiga di sesi A dan juara ke tiga lagi di sesi B nya. Lovebird BULAN dan BINTANG sepontan mendapatkan banyak tawaran harga yang begitu pantastik di kalangan kicau mania. Berawal dari ini lah peternakan sederhana milik adik kakak KAVIN dan KAVIZ selalu di incar dan jadi rebutan para pemain Lovebird Baby atau Balibu, tak heran kedua adik kakak ini bisa duduk di bangku PERGURUAN TINGGI dari hasil jerih payah ternakannya.

Ada sedikit rahasia yang di kemukakan oleh Kavin dan Kaviz, ternyata dari indukannya selalu di berikan EBOD BREEDING setelah mengeluarkan telur dan menuju proses pengeraman mengganti dengan EBOD VIT dan dua kali dalam seminggu selalu di berikan EBOD SOLUTION, agar indukan selalu VIT dan terbebas dari bakteri jahat di dalam pencernaannya, sehingga bekal untuk meloloh sang anakan telah terbebas dari bakteri jahat bagi pencernaan anakannya. “mari ambil langkah tepat dan cermat dengan prodak EBOD JAYA, maka hasilnya akan luar biasa” ujar Kavin dan Kaviz sambil mengacungkan jempolnya.


Comments

comments

You must be logged in to post a comment Login