Andalkan anis merah er6, Om Sapta siap sambangi Solo vaganza cup

Om Sapta punya rekor bagus di kota Solo

Aktivitas pekerjaan dan keluarga membuat Om Sapta tak sempat menjalankan hobi burung yang selama ini turt membesarkan namanya, kini setelah tak lagi disibukan urusan keja, dan waktu yang cenderung agak longgar, kandang burung di kediamannya akan di isi lagi.

Om Sapta siap come back

Ketika ditemui dalam event piala pandawa sakti beberapa waktu yang lalu, Om Sapta mengungkapkan bakal kembali turun di beberapa lomba burung, bagi dirinya hobi lomba burung merupakan kegiatan yang sangat postif selain untuk berkompetisi juga dijadikan ajang untuk bersilaturahmi dengan kawan – kawan lamanya.

“ Saya ingin kembali turun lomba burung lagi pelan – pelan, kan kemarin sempet vakum dan beberapa burung tidak keurus “ kata Om Sapta sambil menunjuk burung anis merah jagoannya.

Om Sapta ( bertopi ) andalkan anis merah di Solo Vaganza 

Pria yang juga masih aktif menjabat sebagai ketua PBI cabang Sleman ini, sebelumnya terkenal dengan bbeberapa burung jawara dikelas anis merah, seperti new telik sandi, komando dan kambing hitam, ketiga burung tersebut sempat berjaya pada masanya, namun karena sekarang kurang terurus Om Sapta memlih untuk mengistirahatkan ketiganya dari aktifitas lomba.

Kendati demikian Om Sapta masih memilik 1 jagoan lagi, anis merah ER6 yang beberapa pekan lalu sempat cetak kemenangan hatrik di Balekambang Kumandan Solo ( 15/8 ), ER6 dipercaya bakal menjadi andalannya untuk menghadapi event prestises Solo Vaganza Cup, 3 sepetember mendatang.

“ sempat vakum lantaran kesibukan kerja dan keluarga, beberapa burung sempat tidak terurus, tapi allhamdulillah masih menyisakan ER6 dan beberapa burung lainnya yang dititipin ke teman, moga saja pekan depan mau nampil di lagi  Solo “ ucap Om Sapta.

Sapta menganggap, event Solo Vaganza pekan depan merupakan agenda wajib untuk didatangi, dirinya juga mengaku optimis bakal menuai hasil positif di event yang digadang – gadang sebagai sebagai silaturahmi nasional antar sesama penghobi burung.

Om Sapta optimis raih hasil positif, seperti halnya di Bhirawa Yudha cup 2015

Wajar jika Om Sapta merasa optimis bisa meraih hasil positif di kota Solo, lantaran trek record yang dimiliki Pria kelahiran 25 maret 1983 ini tergolong kinclong dibeberapa event di kota budaya tersebut, Om Sapta pernah memenangi gelar juara umum bersama kambing hitam di event Danjen Kopasus Bhirawa Yudha cup 2015, Balekambang Kumandang 2016 serta beberapa event lainnya.


Comments

comments

You must be logged in to post a comment Login