2 Wanita Kunci Sukses Tony Ebod Joss Berbagi Kebahagian Bersama Ebod Jaya

Malang, mediaronggolawe.com – Keluarga itu ternyata kunci sukses untuk hidup bahagia dan sejahterah dalam menjalankan kehidupan di dunia. Terbukti 2 (Dua) orang sosok wanita yang menjadi bagian penting Tony Ebod Joss yang bisa berbagi kebahagian dengan dengan sesama. Suka duka dalam menjalani kehidupan ternyata membutuhkan dukungan dari orang yang paling dekat dengan kehidupan Tony Ebod Joss. Hanya dengan berjulan sangkar burung ternyata kalau dilakukan dengan ikhlas dan syukur nikmat bisa menjadi berkah dan kebahagian untuk orang lain.

“Dua orang yang menjadi inspirasi dan motivasi serta mendukung segala aktifitas saya dalam menjalani kehidupan ini yaitu Ibu dan istrinya. Kalau tidak ada mereka berdua tidak ada tidak mungin saya bisa seperti ini,”ucap Tony Ebod Joss (42) saat talk show dengan BadBoys News Ebod Jaya, Jumat (28/4) di Desa Gedok Kulon, Turen, Malang, Jawa Timur

Apalagi ketika Tony Ebod Joss saat usahanya dalam kondisi tidak menguntungkan. “Memang saya sempat mengalami kesuksesan beberapa saat tapi ketika di timpa musibah ternyata saya belum siap. Tapi berkat doa dan dukungan kedua orang ini bisa membangkitkan semangat saya untuk berjuang dalam menjalani kehidupan hingga akhirnya bisa seperti ini bersama Ebod Jaya,”ujarnya yang hanya lulusan sekolah SLTP.

Bahkan pada kondisi usahanya kolep, Tony Ebod Joss sempat diolok-olok oleh tetangga seperti orang gila. Karena setiap hari selalu jalan kaki pergi pagi pulang pagi mulai berangkat setelah Sholat Subuh hanya pakai sarung ke tempat teman di daerah Kedampit, Malang, Jawa Timur untuk mencari rejeki. “Tapi olok-olakkan itu saya hiraukan yang penting saya bisa kembali menjali kehidupan ini dan bisa berbagi kebahagian dengan orang lain. Ternyata usaha saya selama itu dengan penuh kesabaran dan keikhlasan serta dukungan keluarga hasilnya bisa berbagi kebahagian bersama Ebod Jaya,”ujar bapak 2 orang itu.

Menurut Sudar Wati Ibundanya, Tony Ebod Joss itu saat kecil itu nakal, pintar dan berani berbagi kebahagian dengan orang lain. “Nakalnya ketika saya suruh tidur dirumah, dia selalu tidur di Langgar (tempat ibadah umat Islam) dan paginya pasti dia langsung berangkat ke sekolah. Alhamdulillah di sekolah Iman mendapatkan nilai terbaik hingga mendapatkan beasiswa dari sekolah untuk melanjutkan sekolah ke Jakarta tapi saya tidak izinkan karena anak saya hanya dua orang,”ujarnya.

Hasilnya Iman atau yang terkenal di dunia hobi burung berkicau dengan nama Tony Ebod Joss selalu menjadi bagian terpenting dalam keluarga, Apalagi Imam itu memiliki sifat penolong dan rela berkorban untuk orang lain. Imam anak yang berani berkorban dan berani berbagi kebahagian dengan orang lain. “Saya saja merasakan itu karena setiap pulang sekolah di membantu saya dipasar, jualan koran dan mencuci sepeda orang dirumah. Hasil dari usahanya selalu diberikan ke saya, padahal saya tidak mengingikannya,”ujarnya.

Tapi yang buat Ibunda Imam senang ketika melihat dan merasakan Imam memiliki sifat berbagi kebahagian dengan orang lain tanpa melihat kondisinya sendiri. “Pernah pada saat tertentu Imam hanya punya 2 baju sekolah dan temannya tidak punya baju. Ternyata setelah pulang sekolah Iman tidak pakai baju. Saya tanya kepada Imam, Imam bajunya kemana, dia jawab baju diberikan kepada temannya,”ujarnya.

Ia berharap dan berdoa agar Imam selalu sehat dan bahagian serta pretasi bisa naik terus karena dengan prestasi naik terus dia akan lebih banyak lagi bisa berbagi kebahagian dengan orang lain.”Saya adalah orang pertama yang mendukung lahir dan bathin semua keputusan Imam dalam menjalani kehidupannya untuk bermanfaat bagi orang lain,”ucapnya.

Begitu juga Sriana istri tercinta Tony Ebod Joss  berdoa untuk suami tercinta selalu sehat dan selalu bersyukur nikmat. Karena apapun yang diberikan Allah SWT baik suka maupun duku itu adalah ujian untuknya dan keluarga. “Kalau masalah suka maupun duka bagi saya sebagi seorang istri itu relative yang penting kita bisa bersyukur nikmat. Insya Allah duka bisa menjadi suka jika disikapi dengan bijaksana karena apapun keadaanya kita harus bersyukur nikmat,”ujarnya.

Ia mengatakan Mas Tony Ebod Joss itu paling suka makan buatan saya adalah say bening tambah sambel tempe penyet kalau sudah makan itu pasti wajahnya terlihat bahagia. “Insya Allah saya akan terus berusaha menjadi pendampinya untuk dunia akhirat, maaf kan saya ya suami kalau ada salah kata yang tidak disukai,”ucapnya.

Ia berharapan kepada suami tercinta dibawah naungan Ebod Jaya tetap bisa sukses terus dunia akhirat. Beliau bisa terus memberikan kebahagian kepada orang lain lain dimanapun dia berada dan bisa menyenangkan orang lain. Kalau masalah duniawi harus jadi nomor dua. Tapi yang pertama kita harus tetap semangat dengan tujuan mencari ridho Allah SWT, Walaupun apa yang terjadi sebelumnya kita harus ikhlas dan bersyukur.

“Semoga dari apa yang kita dapat sekarang kita bisa saling berbagi kebahgian. Yang penting kita harus bisa membedakan mana hak kita mana hak orang lain dan kita harus siap apapun yang terjadi kedepannya. Karena sesukses apapun kita kalau tidak bisa bersyukur nikmat kita tidak bisa dikatagorikan sebagai orang yang sukses,”ucapnya. (Ahmadi/28 April 2017)

 


Comments

comments

You must be logged in to post a comment Login